Nasib Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bone Faidah kini di ujung tanduk buntut seterunya dengan legislator Adriani Alimuddin Page. Faidah dinilai lalai melayani karena meneriaki Adriani saat kunjungan kerja di Jakarta yang dianggap mempermalukan anggota DPRD Bone.
Pimpinan fraksi dan alat kelengkapan dewan (AKD) telah menyepakati untuk mengusulkan pergantian Sekwan Faidah. Selain Faidah, pimpinan DPRD Bone juga turut mengusulkan pergantian Kabag Umum Sekretariat DPRD Bone Lis Amalia Nurman yang turut terlibat perseteruan.
"Iya (rekomendasi pemberhentian Sekwan dan Kabag Umum). Berdasarkan hasil rapat konsultasi pimpinan bersama pimpinan fraksi dan AKD telah mengambil keputusan untuk mengusulkan pemberhentian Sekretaris Dewan dan Kabag Umum," ujar Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).
Andi Tenri menjelaskan, Sekwan bersama Kabag Umum dinilai mencederai lembaga DPRD saat kunjungan di Jakarta itu. Sekwan dianggap tidak memahami tugas dan fungsi pokok alias tupoksinya.
"Pada saat perjalanan ke Jakarta, dari informasi Ibu Haji Adriani diteriaki oleh Sekwan. Itu dianggap lalai melayani anggota DPRD, apalagi mempermalukan di depan umum," katanya.
Menurut Tenri, Sekwan semestinya memahami tugasnya saat mendamping anggota legislatif. Sikap Sekwan tersebut justru dianggap mencederai nama lembaga dan mempermalukan Adriani Alimuddin.
Dia menambahkan, DPRD Bone dalam waktu dekat melayangkan surat rekomendasi pemberhentian ke Pemkab Bone. Hal ini setelah dilakukan rapat konsultasi dengan pimpinan DPRD, alat kelengkapan dewan (AKD), dan pimpinan fraksi.
"Berdasarkan UU nomor 23, dinyatakan Sekwan diangkat dan diberhentikan berdasarkan persetujuan pimpinan. Dari hasil rapat seluruh pimpinan dan AKD, secepatnya kami akan bersurat ke pemerintah daerah," jelasnya.
Simak Video "Video: Kepanikan Warga Saat Gempa M 6,2 Guncang Gorontalo"
(asm/asm)