Pemuda di Bone Sekap-Aniaya Pacar dalam Kamar Kos Ditangkap

Pemuda di Bone Sekap-Aniaya Pacar dalam Kamar Kos Ditangkap

Agung Pramono - detikSulsel
Selasa, 10 Mar 2026 17:00 WIB
Pemuda (tengah) yang menyekap dan menganiaya pacarnya di Bone ditangkap.
Foto: Pemuda (tengah) yang menyekap dan menganiaya pacarnya di Bone ditangkap. (Agung Pramono/detikSulsel)
Bone -

Pemuda berinisial DR (19) ditangkap polisi usai menyekap dan menganiaya pacarnya, NS (18) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku melakukan kekerasan untuk menuding korban berselingkuh.

Pelaku ditangkap di Jalan Langsat Bone, Selasa (10/3) sekitar pukul 02.30 Wita. Pelaku diamankan setelah empat hari kejadian.

"Pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan penganiayaan karena marah lantaran pacarnya diduga selingkuh," ujar Kasat Reskrim Polres Bone AKP Alvin Aji Kurniawan kepada detikSulsel, Selasa (10/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaku awalnya menjemput korban di rumah kakaknya lalu menyekap pacarnya dalam kamar kos di Jalan Langsat, Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Jumat (6/3) malam. Di lokasi itulah pelaku memukul korban berulang kali.

"Pelaku juga memukul kedua mata korban dengan menggunakan kepalan tinju sebanyak 2 kali," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Sehari setelahnya, korban keluar dari kamar kos pelaku setelah tubuhnya mengalami luka memar. Korban kemudian langsung melaporkan pelaku ke Mapolres Bone pada Senin (9/3).

"Setelah korban meminta dipulangkan dia langsung menyampaikan ke keluarganya untuk di proses hukum," tambah Alvin.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku menganiaya korban karena terbakar cemburu. Pelaku juga diamankan bersama dengan barang bukti.

"Pelaku ini cemburu sama pacarnya karena diduga selingkuh dan melakukan penganiayaan. Saat kami amankan pelaku diamankan bersama dengan barang bukti helm yang digunakan untuk memukul," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, korban mengaku dianiaya karena pelaku menolak diputuskan. Namun polisi masih akan mendalami motif lain di balik kasus kekerasan tersebut.

"Infonya juga begitu (korban disekap minta untuk mengakhiri hubungan tersebut namun pelaku tidak mau). Tetapi kami masih akan dalami," kata Alvin saat dihubungi, Minggu (8/3).




(sar/asm)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads