Jadwal buka puasa perlu diketahui agar umat Islam bisa segera berbuka puasa ketika masuk waktunya. Berikut ini informasi waktu buka puasa dan adzan Maghrib untuk wilayah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) dan sekitarnya.
Puasa merupakan rukun Islam yang keempat. Menyadur dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahunoleh Ustaz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, hukum berpuasa di bulan Ramadhan adalah wajib.
Kewajiban berpuasa di bulan Ramadan ini disebutkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 183 yaitu:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS. Al-Baqarah [2]: 183)
Jam Buka Puasa Hari Ini di Bone dan Sekitarnya
Berikut ini jadwal buka puasa dan azan Maghrib, 13 Ramadan 1447 H (3 Maret 2026) untuk wilayah Bone dan sekitarnya serta jadwal sholat 5 waktu sebagaimana disusun oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI.
- Imsak: 04.40 Wita
- Subuh: 04.50 Wita
- Dhuha: 06.29 Wita
- Dzuhur: 12.14 Wita
- Asar: 15.18 Wita
- Magrib: 18.19 Wita
- Isya: 19.28 Wita
Dengan demikian jam berbuka puasa untuk wilayah Bone dan Sekitarnya hari ini Selasa, 3 Maret 2026 jatuh pada pukul 18.19 Wita.
Doa Buka Puasa Ramadan
Ketika hendak berbuka puasa, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa. Adapun lafal doa berbuka puasa, sebagaimana dikutip dari buku "Panduan Muslim Sehari-hari" oleh Dr KH M Hamdan Rasyid MA dan ustaz Saiful Hadi El-Sutha:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ ، وَبِكَ أَمَنْتُ ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Arab Latin: Allahumma laka shumtu wa bika amantu, wa 'alaa rizqika afthartu, birah-matika yaa arhamar raahimiin.
Artinya: "Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, atas rejeki-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Pemurah."
Waktu Membaca Doa Buka Puasa
Menukil laman Kemenag RI Sulawesi Barat, doa berbuka puasa Ramadhan dibacakan setelah membatalkan puasa dengan makan dan minum. Waktu membacanya tersebut ditentukan dari aspek makna doanya.
Pada doa berbuka puasa riwayat Abu Dawud di atas, terdapat kata "telah" di dalamnya. Dengan begitu, waktu membacanya dilaksanakan usai berbuka.
Membaca doa berbuka setelah dibatalkannya puasa juga sesuai dengan pandangan Wahba Zuhaili dalam Fiqh al-Islam wa Aditullah. Dia berpendapat salah satu sunnah puasa yakni berdoa setelah berbuka, sebagaimana disebutkan berikut ini:
الدعاء عقب الفطر
Artinya: Berdoa setelah berbuka.
Walaupun begitu, kebiasaan membaca doa sebelum berbuka tetap dibolehkan. Namun diutamakan untuk membacanya setelah berbuka sebagai Kamal al-Sunnah (kesempurnaan sunnah).
(urw/urw)











































