Harga Pangan di Bone Naik Jelang Ramadan, Cabai Rawit Tembus Rp 50.000/Kg

Harga Pangan di Bone Naik Jelang Ramadan, Cabai Rawit Tembus Rp 50.000/Kg

Agung Pramono - detikSulsel
Selasa, 17 Feb 2026 15:30 WIB
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman saat memantau harga kebutuhan pokok di pasar.
Foto: Bupati Bone Andi Asman Sulaiman saat memantau harga kebutuhan pokok di pasar. (Agung Pramono/detikSulsel)
Bone -

Sejumlah komoditas pangan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai merangkak naik menjelang memasuki bulan Ramadan. Salah satu harga pangan yang mengalami kenaikan adalah cabai rawit yang kini dijual Rp 50.000 per kilogram (kg).

"Ada beberapa komoditi yang naik, utamanya cabai. Cuman kita konfirmasi ke petani harganya tetap normal, artinya distribusi yang mau kita jaga ke pasar," ujar Bupati Bone Andi Asman Sulaiman kepada wartawan usai memantau pasar tradisional, Selasa (17/2/2026).

Andi Asman mengatakan, harga cenderung naik karena faktor hukum pasar menjelang Ramadan yakni permintaan meningkat. Meski begitu pihaknya akan tetap mengantisipasi tidak ada lonjakan harga berlebihan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Cabai rata-rata naik Rp 5.000 per kilogram, kecuali cabai rawit naiknya Rp 10.000 per kilogram, ikan kenaikannya rata-rata Rp 2.000 sampai Rp 4.000 per kilonya, telur cenderung turun, daging ayam juga turun. Faktor kenaikan itu tadi banyak permintaan, dan faktor cuaca," katanya.

Dia menegaskan, kegiatan pemantauan harga tidak boleh bersifat seremonial semata. Dia meminta agar pengawasan dilakukan secara berkala dan menyeluruh hingga ke tingkat desa dan kelurahan selama bulan suci Ramadan.

ADVERTISEMENT

"Saya ingin harga benar-benar terpantau dari kota sampai desa. Kegiatan ini harus rutin dan terukur selama Ramadan," tegasnya.

Diketahui, pemantauan harga bahan pokok dilakukan secara terpisah oleh rombongan. Tim pertama dipimpin Bupati Bone Andi Asman memantau di Pasar Bajoe, sedangkan tim kedua dipimpin Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin di Pasar Sentral Palakka.

Berdasarkan hasil pemantauan, harga telur ayam ras masih berada pada kisaran Rp 45.000 hingga Rp 55.000 per rak. Untuk bawang merah yang dipasok dari Kabupaten Sidrap, harga juga dilaporkan tetap terkendali meskipun permintaan mulai meningkat.

Sementara itu, cabai besar dipasarkan sekitar Rp 20.000 per kilogram dengan harga beli Rp 15.000 per kilogram. Cabai keriting dijual Rp 25.000 per kilogram dengan harga modal Rp 20.000 per kilogram.

Selain itu, kedelai dijual sekitar Rp 20.000 per liter, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dipasarkan Rp 60.000 hingga Rp 62.500 per kemasan. Harga tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan terjangkau bagi masyarakat.

Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen menjaga pasokan pangan tetap aman dan harga tetap terkendali. Hal ini penting untuk memberikan kepastian dan rasa tenang kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan dan Idul Fitri.

"Kami ingin memastikan bahwa pasokan bahan pokok tersedia dengan baik dan harga tetap stabil. Pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar masyarakat tidak mengalami kesulitan," ucapnya.

Daftar Harga Bahan Pokok di Bone:

  1. Beras premium Rp 14.500/kg
  2. Beras medium Rp 12.500/kg
  3. Daging sapi Rp 130.000/kg
  4. Daging Ayam Ras Rp 34.000/kg
  5. Daging Ayam Kampung Rp 70.000/kg
  6. Telur Ayam Ras Rp 30.00/rak
  7. Telur Ayam Kampung Rp 55.000/rak
  8. Cabai Merah Besar Rp 15.000/kg
  9. Cabai Merah Keriting Rp 20.000/kg
  10. Cabai Rawit Rp 50.000/kg
  11. Bawang Merah Rp 40.000/kg
  12. Bawang Putih Rp 40.000/kg
  13. Bawang Bombay Rp 40.000/kg
  14. Minyak Goreng Kemasan Curah Rp 12.000/liter
  15. Minyak Goreng Kemasan sederhana Rp 22.000/liter
  16. Minyak Goreng Minyak Kita Rp 15.700/liter



(sar/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads