2 Pengamen di Bone Nyaris Diamuk Massa gegara Palak Anggota TNI

2 Pengamen di Bone Nyaris Diamuk Massa gegara Palak Anggota TNI

Agung Pramono - detikSulsel
Minggu, 15 Feb 2026 14:46 WIB
Ilustrasi penangkapan, ilustrasi borgol
Ilustrasi. Foto: (A.Prasetia/detikcom)
Bone -

Dua pengamen berinisial IK (27) dan AR (25) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) nyaris diamuk massa usai memalak dua anggota TNI di kawasan UMKM Lapangan Merdeka, Watampone. Kedua pengamen itu kini telah diserahkan ke polisi.

"Betul, ada dua pengamen yang memalak pengunjung di Lapangan Merdeka. Tapi pengamen itu tidak tahu kalau yang dipalak merupakan anggota TNI, dan langsung diamankan saja," ujar Kepala Satpol PP Bone Andi Baharuddin kepada detikSulsel, Minggu (15/2/2026).

Peristiwa itu terjadi di pusat hiburan UMKM Lapangan Merdeka Watampone pada Kamis (12/2). Kedua pengamen itu diketahui berkeliling di area keramaian sambil menyanyikan lagu dan meminta uang kepada para pengunjung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Andi Bahar mengatakan, pengamen itu sebelumnya sudah sering diamankan karena membuat keributan di Lapangan Merdeka. Sebab, cara mereka dalam meminta uang terkesan memaksa.

"Sudah beberapa kali mereka ini diamankan. Yang bersangkutan memang sering bikin ulah dan memaksa orang meminta uang, dan biasanya dipengaruhi minuman keras," katanya.

ADVERTISEMENT

Dia menerangkan, pengamen itu meminta uang kepada anggota TNI dengan cara memaksa. Cara itu kemudian ditegur hingga akhirnya pelaku membentak dan terjadi adu mulut.

"Pengunjung yang anggota TNI tidak terima diperlakukan seperti dipalak makanya ditegur secara lisan. Tetapi pengamen itu malah tersinggung dan membentak anggota TNI, makanya langsung adu mulut dan keduanya nyaris dimassa warga," jelasnya.

Kedua pelaku langsung diserahkan ke pihak kepolisian dan kini menjalani pemeriksaan. Dia pun menyampaikan terima kasih karena anggota TNI itu telah membantu menjaga keamanan di Bone.

"Saat ini, kedua pengamen tersebut langsung diserahkan ke pihak kepolisian dan kini menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tanete Riattang untuk proses hukum lebih lanjut. Kami juga terima kasih kepada bapak anggota TNi yang membantu kami dalam menjaga keamanan di Bone," sambung Andi Bahar.



(asm/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads