Kapal Feri KM Mandala Nusantara rute Pelabuhan Kolaka, Sulawesi Tenggara-Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), terpaksa putar balik karena cuaca buruk. Kendaraan yang berada di dalam lambung kapal dilaporkan terbalik.
"Betul (putar balik), dikarenakan cuaca. Tidak ada korban jiwa, tapi beberapa kendaraan terbalik," ujar Kepala Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Pelabuhan Bajoe Bone Ashri Hambali kepada detikSulsel, Sabtu (14/2/2026).
KMP Mandala Nusantara berangkat dari Pelabuhan Penyeberangan Kolaka pada Jumat (13/2) kemarin sekitar pukul 17.58 Wita. Kapal tersebut putar haluan kembali ke Kolaka pada Sabtu (14/2) sekitar pukul 01.00 Wita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ashri mengatakan, kapal itu mengangkut penumpang sebanyak 195 orang, dan kendaraan 25 unit. Kapal tersebut memutar balik di tengah perjalanan akibat cuaca buruk, dan kapal dihantam angin kencang dengan gelombang tinggi.
"Awalnya berlayar dalam kondisi normal. Di tengah perjalanan cuaca berubah dan memilih untuk kembali," katanya.
Dia menerangkan, sejumlah kendaraan yang berada di dalam lambung kapal dilaporkan terbalik. Ashri memastikan seluruh penumpang dalam kondisi selamat.
"Info awal yang kami terima pagi tadi tidak ada korban luka atau lainnya. Untuk jumlah pasti kendaraan rusak belum kami terima datanya," sebut Ashri.
Ashri menambahkan, untuk pelayaran dari Bajoe dan Kolaka hari ini tidak ditunda dengan pertimbangan kondisi cuaca memungkinkan. Sedangkan jumlah kapal yang akan diberangkatkan 2 trip saja.
"2 trip hari ini diberangkatkan, dan kapal yang mengalami insiden sementara keluar jadwal. Untuk kepastian keberangkatan kapal besok saat ini kami menunggu persetujuan Syahbandar KUPP Bajoe-Kolaka dengan pertimbangan cuaca atau lainnya," jelasnya.
Dari video beredar, tampak beberapa mobil dalam posisi miring hingga terguling di dalam kapal. Bahkan, satu unit mobil pengangkut ikan terlihat terbalik dengan muatan ikan berserakan di dalam kapal.
(sar/ata)











































