Jalan Mulus Bikin Ojol Kian Mudah Raup Fulus Berkat MYP Pemprov Sulsel

Jalan Mulus Bikin Ojol Kian Mudah Raup Fulus Berkat MYP Pemprov Sulsel

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Rabu, 09 Sep 2026 19:52 WIB
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman groundbreaking perbaikan Jalan Hertasning Makassar.
Foto: Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman groundbreaking perbaikan Jalan Hertasning Makassar. (Dok. Humas Pemprov Sulsel)
Makassar -

Para pengemudi ojek online (ojol) merasakan sensasi berbeda ketika melintas pada ruas Jalan Hertasning, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Ojol kini lebih mudah mencari fulus setelah ruas jalan tersebut semakin mulus berkat program infrastruktur jalan Multi Years Project (MYP).

Pembangunan Jalan Hertasning Makassar masuk dalam Paket 1 Program MYP yang digagas Pemprov Sulsel. Program infrastruktur tersebut turut menghubungkan Jalan Aroepala Makassar yang memiliki lalu lintas harian tergolong tinggi.

Sebelum tersentuh MYP, ruas jalan tersebut penuh lubang dan rawan memicu kecelakaan lalu lintas. Pengemudi ojol termasuk yang merasakan dampak kerusakan di ruas Jalan Hertasning-Aroepala Makassar sebelum diperbaiki karena sangat mengganggu pekerjaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau siang, lubang di jalanan masih terlihat. Kalau malam dan minim pencahayaan, lubang kadang tidak kelihatan dari jauh," kata salah satu pengemudi ojol, Alfi kepada detikSulsel, Selasa (8/9/2026).

Ruas jalan yang rusak membuat pengantaran pemesanan alias orderan terhambat. Waktu Alfi banyak terbuang di jalanan karena laju kendaraannya melambat karena mesti hati-hati saat melintas di jalanan penuh lubang.

ADVERTISEMENT

"(Ketika bawa pesanan makanan) Lewati jalanan lubang otomatis makanannya sedikit goyang. Kadang jadi belepotan ki makanannya, apalagi yang berkuah," ujar Alfi.

Hambatan itu kini mulai teratasi setelah Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman melakukan groundbreaking pembangunan Jalan Hertasning Makassar sejak Desember 2025 lalu. Akses berangsur semakin mulus usai pengendara dimanjakan pengaspalan jalan.

Drainase pada ruas jalan tersebut juga dibenahi demi mencegah terjadinya banjir yang kerap dikeluhkan masyarakat pada ruas jalan tersebut. Tak tanggung-tanggung pembangunan juga berlanjut di ruas Jalan Aroepala Makassar.

"Tidak was-was meki kalau malam atau musim hujan, tidak ada mi lubangnya di situ," ungkap Alfi.

Hal senada turut dirasakan pengemudi ojol lainnya, Sadli yang juga kerap melintasi ruas Jalan Hertasning-Aroepala Makassar. Sebelum diperbaiki, ruas jalan itu disebut mengganggu aktivitasnya.

"Jelas mengganggu dan menghambat (pekerjaan) karena bisa memakan banyak waktu di jalan. Ketika melewati jalanan berlubang, saya harus pelan-pelan demi keselamatan penumpang," ucap Sadli.

Kini ruas jalan itu tidak hanya memperlancar mobilitasnya sebagai ojol. Akses jalan mulus membuat pendapatan semakin bertambah berkat kondisi jalanan yang baik.

"Setelah jalan diperbaiki, bisaki cepat selesaikan orderan, antar penumpang sampai tujuan, antar makanan sampai tujuan dengan cepat. Karena itu, jalanan aman dan jalanan enak dilewati," tutur Sadli.

Program MYP On The Track

Diketahui, program MYP Sulsel digagas dan resmi diluncurkan Andi Sudirman Sulaiman bersama Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi pada 19 Oktober 2025 lalu. Inovasi ini lahir dari keputusan strategis Andi Sudirman di saat pemerintah daerah menghadapi tantangan efisiensi anggaran.

Program infrastruktur MYP dijalankan lewat skema anggaran kontrak tahun jamak atau multi years contract tahun 2025-2027. Dari total Rp 3,7 triliun anggaran yang dikucurkan, Rp 2,5 triliun khusus dialokasikan untuk pembangunan jalan.

Anggaran itu mengakomodir penanganan 1.400 kilometer (km) jalan pada sekitar 100 ruas yang tersebar di 24 kabupaten dan kota di Sulsel. Andi Sudirman memastikan pembangunan jalan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan rampung hingga 2027 mendatang.

"Progresnya sesuai rencana dan semuanya on the track. Saat ini progres pekerjaan berada pada kisaran 20 hingga 35%. Artinya, dari sekitar 1.000 kilometer jalan yang kita kerjakan, sudah ada lebih dari 300 kilometer yang tertangani dengan baik," ujar Andi Sudirman dalam keterangannya, Kamis (3/9).

Andi Sudirman memastikan sejumlah ruas jalan yang telah tertangani mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ruas jalan yang sudah dilewati dan berdampak positif oleh warga adalah ruas jalan yang memiliki lalu lintas harian tinggi.

"Pada prinsipnya semua berjalan on the track. Bahkan beberapa ruas sudah mulai dinikmati masyarakat, khususnya ruas yang selama ini menjadi keluhan dan memiliki aktivitas lalu lintas harian rata-rata cukup tinggi," jelasnya.

Program MYP tidak hanya mengakomodir pembangunan jalan strategis semata. Program MYP juga mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan layanan kesehatan lewat rehabilitasi irigasi hingga pembangunan rumah sakit regional.

Program MYP mengakomodir pembangunan irigasi dengan anggaran Rp 780 miliar yang melayani 54.000 hektare sawah di berbagai wilayah Sulsel. Selain itu mencakup pembangunan Rumah Sakit Regional di Gowa dan Luwu dengan anggaran sekitar Rp 485 miliar.



(sar/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads