Gubernur Andi Sudirman Dinilai Pantas Dinobatkan Bapak Pembangunan Sulsel

Gubernur Andi Sudirman Dinilai Pantas Dinobatkan Bapak Pembangunan Sulsel

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Rabu, 05 Agu 2026 16:35 WIB
Kondisi jalan yang diperbaiki lewat program MYP Pemprov Sulsel.
Foto: Kondisi jalan yang diperbaiki lewat program MYP Pemprov Sulsel. (dok. istimewa)
Makassar -

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Rizal Pauzi mengakui Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman pantas dinobatkan sebagai bapak pembangunan Sulsel. Pengakuan ini mengamini pernyataan Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi NasDem, Mizar Roem.

"Apa yang dikatakan Fraksi NasDem bahwa Andi Sudirman dijuluki Bapak Pembangunan, tentu ada benarnya," ucap Rizal kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).

Menurut Rizal, kondisi infrastruktur jalan provinsi di Sulawesi Selatan telah menjadi isu yang terus dibahas dalam berbagai forum, termasuk pembahasan di DPRD Sulsel sejak beberapa tahun terakhir. Persoalan ini akhirnya dijawab melalui Program Multi Years Project (MYP) 2025-2027.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya melihat Gubernur (Andi Sudirman Sulaiman) memiliki keberanian mengambil kebijakan dengan memprioritaskan pembangunan infrastruktur, karena memang itu yang paling dibutuhkan masyarakat," ucap Rizal.

Program MYP dilaunching Pemprov Sulsel pada Oktober 2025 lalu. Total anggaran mencapai Rp 3,7 triliun yang bersumber dari hasil efisiensi APBD Provinsi Sulsel. Program ini memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan, perbaikan irigasi, dan pembangunan rumah sakit regional di Kabupaten Gowa dan Luwu.

ADVERTISEMENT

Mayoritas anggaran terserap pada pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Sulsel. Total panjang perbaikan dan pengaspalan mencapai 1.400 km jalan yang terbagi ke dalam sekitar 100 ruas di berbagai wilayah dengan anggaran Rp 2,5 triliun.

Program MYP juga mengakomodir pembangunan irigasi Rp 780 miliar yang melayani 54.000 hektare sawah, dan pembangunan Rumah Sakit Regional Selatan (Gowa) dan Utara (Luwu) senilai kurang lebih Rp 485 miliar. Pembangunan infrastruktur tersebut tengah berprogres dan ditargetkan rampung pada tahun depan.

Rizal mengapresiasi strategi pembangunan yang diterapkan Andi Sudirman melalui skema multiyears. Cara ini dianggap langkah cerdas mengingat skema tersebut memungkinkan pekerjaan diselesaikan secara menyeluruh sehingga hasil pembangunan dapat bertahan lebih lama.

"Kalau sebelumnya pekerjaan sering dilakukan bertahap, belum selesai seluruhnya sudah ada bagian yang kembali mengalami kerusakan. Melalui MYP, pembangunan diarahkan agar bisa dituntaskan," paparnya.

Dia mencontohkan penanganan sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan Hertasning, sebagai bagian dari upaya penyelesaian infrastruktur secara komprehensif. Menurut Rizal, keberhasilan pembangunan infrastruktur akan memberikan dampak lanjutan terhadap berbagai sektor, mulai dari peningkatan mobilitas masyarakat hingga pertumbuhan investasi dan sektor pariwisata.

"Ketika infrastruktur jalan sudah baik, maka akses masyarakat menjadi lebih lancar. Kondisi ini juga akan membuka peluang investasi baru serta mendorong aktivitas ekonomi dan pariwisata," ujarnya.

Dia menjelaskan penyediaan infrastruktur merupakan salah satu fondasi utama sebelum memasuki tahapan pembangunan berikutnya. Pembangunan akan lebih optimal apabila dilaksanakan secara bertahap dengan memperkuat infrastruktur sebagai basis utama.

"Kalau dilihat dari teori pembangunan Rostow, penyediaan infrastruktur merupakan tahapan awal yang menjadi fondasi bagi pembangunan sektor-sektor lainnya. Karena itu, pemetaan dan pembangunan infrastruktur menjadi bagian penting untuk membangun dasar pembangunan yang kuat," imbuhnya.

Diketahui, anggota DPRD Sulsel, Mizar Roem menilai program MYP 2025-2027 merupakan salah satu program pembangunan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat di berbagai daerah. Program ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan, irigasi dan Rumah Sakit (RS) Regional.

"Berdasarkan aspirasi yang saya dapat di lapangan, bahkan dari teman-teman DPRD, memang program Multiyears dari Bapak Gubernur sangatlah bagus. Bahkan beliau sering disebut sebagai bapak pembangunan Sulawesi Selatan," ucap Mizar.



(sar/asm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads