PSM Makassar

Bernardo Tavares Sesalkan PSM Tak Didukung PSSI-LIB Main di AFC Cup

Muhclis Abduh - detikSulsel
Jumat, 19 Agu 2022 20:55 WIB
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares. Foto: Muhclis Abduh/detikSulsel
Parepare -

Pelatih Bernardo Tavares menyesalkan PSM Makassar tak mendapat dukungan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan federasi sepak bola Indonesia (PSSI) yang tampil di AFC Cup. Hal tersebut dikarenakan PSM tidak mendapat penyesuaian laga yang tampil di dua kompetisi sekaligus.

Pelatih asal Portugal itu menjelaskan, PSM Makassar punya misi penting dan membawa nama besar Indonesia di AFC Cup. Semestinya PT LIB dan PSSI dapat memberikan masa jeda istirahat sama dengan tim lainnya. Seperti halnya Arema FC dan Persib Bandung.

"Jadi apa yang saya maksud adalah kami bisa punya perspektif untuk mengembangkan klub dan sepak bola Indonesia. Apakah untuk menjadi klub terbaik di Indonesia atau berjuang untuk membawa sepak bola Indonesia di AFC," kata Bernardo saat sesi konferensi pers, Jumat (19/8/2022).


Bernardo mempertanyakan, apakah setiap tim hanya harus fokus ke tim mereka masing-masing, ataukah harus saling mendukung untuk suatu tim yang melaju ke AFC dengan membawa nama Indonesia.

"Apakah setiap orang hanya fokus pada skuadnya? Atau semua bersama-sama berjuang untuk membantu siapa saja yang bisa bermain di AFC Cup atau AFC Champions League dan meraih poin untuk Indonesia," tegas pelatih asal Portugal itu.

Bernardo dengan dengan nada kecewa menjawab bahwa PSM Makassar untuk saat ini, hanya akan menjadi tim terbaik di Indonesia saja, bukan di kompetisi AFC Cup.

"Jadi yang mana lebih penting? Tapi karena situasi saat ini menurut saya yang terbaik cukup menjadi yang terbaik di Indonesia, bukan menjadi yang terbaik di kompetisi AFC, meski kami punya potensi," tegasnya.

Dia juga mengkritik keras PT LIB dan PSSI yang dinilai tidak memperlakukan semua tim dengan sama. Pasalnya ada tim memiliki istirahat yang lebih lama ketimbang tim yang lain seperti PSM Makassar.

"Karena federasi telah mengatakan bahwa regulasinya adalah 72 jam di antara laga, saya paham. Tapi mengapa Arema FC dan Persib Bandung ketika kami akan main melawan klub ini, mereka punya sehari lebih banyak istirahat ketimbang kami," paparnya.

Jika mempertimbangkan Arema FC dan Persib bermain di laga away sehingga mendapatkan istirahat yang lebih lama. Menurutnya PSM Makassar juga tak sepenuhnya bermain di kandang sendiri.

"Kenapa? Siapa yang menyusun jadwal? Karena mereka tak bermain di stadionnya? Kami juga tak bermain di stadion sendiri karena laga nanti digelar di Parepare," kesalnya sambil menggebrak meja.



Simak Video "Suporter PSM Makassar Gelar Aksi Bakar Lilin untuk Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(ata/asm)