PR Berat PSM Makassar di Final AFC Cup usai 2 Bek Inti Dipastikan Absen

Tim detikSulsel - detikSulsel
Jumat, 12 Agu 2022 09:00 WIB
Foto: Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares. (Dok. PSM Makassar)
Makassar -

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares dinilai mempunyai pekerjaan rumah atau PR yang berat dalam mengatur komposisi pemain menjelang laga melawan Kuala Lumpur City FC (KLFC) di laga final AFC Cup zona ASEAN 2022. Hal ini karena dua bek inti Juku Eja dipastikan absen dalam pertandingan tersebut.

"Pasti suatu pekerjaan berat bagi pelatih (Bernardo Tavares) kalau pemain inti tidak bisa main," beber pengamat sepakbola, Hanafing kepada detikSulsel, Kamis (11/8/2022).

PSM Makassar dijadwalkan menghadapi KLFC di final AFC Cup pada Rabu (24/8). Kedua bek inti PSM yang dipastikan tidak bisa dimainkan, yakni Yuran Fernandes dan Agung Mannan.

Yuran dan Agung terkena sanksi akumulasi kartu merah. Keduanya diganjar kartu merah saat PSM mengalahkan Kedah Darul Aman FC di babak semifinal AFC dengan skor 2-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, pada Selasa (9/8).

Kehilangan dua bek andalan tersebut dianggap sebagai ujian berat bagi benteng pertahanan PSM Makassar. Apalagi dari tiga partai yang dijalani Pasukan di kompetisi Asia, Bernardo Tavares sering kali memasang Yuran dan Agung di lini belakang.

Alternatif Pemain Muda di Lini Belakang PSM

PSM Makassar diketahui mempunyai banyak stok pemain berposisi bek yang bisa diturunkan. Ada pemain muda yang bisa dipertimbangkan untuk dimainkan.

Mereka di antaranya Edgar Amping, Victor Jonson, dan Ibnul Mubarak. Namun pemain tersebut dinilai masih minim jam terbang untuk kompetisi sekelas AFC Cup.

"Apa lagi nanti dia akan mainkan pemain-pemain muda yang belum pengalaman. Kan makin ke atas makin berat itu lawan karena lawan sudah melalui proses juga," tutur Hanafing.

Sementara tumpuan benteng pertahanan PSM diketahui masih dalam pemulihan usai dilanda cedera. Seperti Ganjar Mukti, Safrudin Tahar, Samuel Simanjuntak, dan Abdul Rahman. Tersisa Erwin Gutawa dan Dallen Doke yang berpotensi menggantikan Yuran dan Agung.

Hanafing melanjutkan, dalam situasi ini kemampuan Bernardo Tavares dalam meracik komposisi pemain harus dibuktikan. Apalagi selain laga melawan KLFC, PSM masih diperhadapkan dengan kompetisi Liga 1.

"Jangan sampai habis-habisan di Piala AFC, sedangkan di Liga Indonesia dia tidak bisa berbuat banyak karena faktor kelelahan, cedera pemain misalnya, pelatih harus pintar menjaga ini," jelasnya.

Simak respons pelatih PSM Makassar di halaman selanjutnya.




(sar/hmw)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork