Dapur MBG Parepare Libur Imbas Kabut Asap, Buah-Sayur Dibagi Gratis

Dapur MBG Parepare Libur Imbas Kabut Asap, Buah-Sayur Dibagi Gratis

Ardiansyah - detikSulsel
Kamis, 15 Okt 2026 17:36 WIB
Dapur Makan Bergizi Gratis di Parepare libur akibat kabut asap. SPPG salurkan sayur dan buah gratis ke panti asuhan untuk mencegah pembusukan.
Foto: SPPG salurkan sayur dan buah gratis ke panti asuhan untuk mencegah pembusukan. (dok. istimewa)
Parepare -

Dapur makan bergizi gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) libur selama penerima manfaat belajar dari rumah imbas kabut asap. Pihak SPPG pun membagikan buah dan sayur ke panti asuhan dan relawan secara gratis.

Koordinator Persiapan SPPG Lapadde, Anika, mengatakan keputusan tersebut diambil untuk mencegah pembusukan bahan makanan yang terlanjur dipesan. Dia tidak ingin menyimpan terlalu lama saat kegiatan operasional mendadak ditiadakan.

"Kemarin itu sudah terlanjur pesan bahan baku, terus tidak ditahu operasional atau tidak. Ternyata tidak operasional, jadi dibawami ke panti asuhan sebagian, sebagian dikasih relawan," ujar Anika kepada detikSulsel, Kamis (15/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anika merincikan sejumlah kantong bahan makanan segar seperti buncis, tempe, hingga jagung disalurkan secara gratis. Sayuran itu langsung dibagi-bagikan agar bisa dimanfaatkan secara optimal oleh penerima.

"Kalau buncis perkiraan saya 80 kilo, tempe ada 300-an lebih, kalau jagung ada sekitar 60 sampai 70-an (kilo)," beber Anika.

ADVERTISEMENT

Dia mengaku pembatalan operasional SPPG secara mendadak itu merugikan pihak mitra. Namun pihaknya mengaku pasrah dan memilih untuk mencari keberkahan dengan membagikan bahan baku secara gratis.

"Bukan apanya, banyak kerugiannya ditanggung bos toh," tutur Anika.

Kendati demikian, bahan baku lain yang bisa bertahan lama tetap diupayakan untuk diselamatkan. Pihaknya langsung mengamankan stok seperti daging dan berbagai bumbu dapur ke fasilitas pendingin serta gudang penyimpanan.

"Jadi ayam dikasih masuk di freezer, bumbu marinasi masuk gudang kering, kalau tomat sama bawang masuk showcase. Yang dibagi cuma sayuran sama tempe karena tidak tahan lama," jelasnya.

Di sisi lain, Mitra SPPG lainnya, Ikhsan, menyampaikan bahwa dari unit kerjanya juga turut menyalurkan sejumlah buah secara gratis. Beruntung, pesanan bahan baku lainnya di tempat Ikhsan masih sempat dibatalkan sebelum dikirim.

"Cuma kebetulan hanya buah yang kami bagi, sisanya bisa dibatalkan. Yang terbagi buah melon kuning, kira-kira ada 20 buah. Aslap (Asisten Lapangan) yang bagi tadi malam," pungkasnya.

Diketahui, murid TK, SD, dan SMP di Kota Parepare dialihkan belajar secara dalam jaringan selama dua hari. Pembelajaran daring itu dilakukan imbas kabut asap makin parah memicu kualitas udara tidak sehat.

"Pimpinan dalam hal ini Bapak Wali Kota memerintahkan saya selaku Kadis Pendidikan untuk mendaringkan anak-anak selama dua hari dulu. Nanti kita lihat lagi kondisi Sabtu-Minggu, apakah malah makin memburuk atau malah makin membaik," ujar Plt Kadisdikbud Parepare, Adriani Idrus kepada detikSulsel, Rabu (14/10).



(hsr/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads