Dua pelangsir BBM subsidi berinisial T (54) dan D (49) ditangkap di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kedua pelaku nekat berbuat culas dengan bolak-balik mengisi BBM subsidi di SPBU berbeda menggunakan 20 barcode MyPertamina.
Aksi kedua pelaku terungkap saat mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU Ujung Bulu dan SPBU Patung Pemuda, Parepare pada Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 15.30 Wita. Selain menggunakan barcode berbeda, pelaku juga telah memodifikasi tangki mobilnya.
Kapolres Parepare AKBP Phunky Mahendra Borniawan mengatakan pelaku T dari Kabupaten Wajo sengaja datang ke Parepare menggunakan mobil Avanza putih demi menguras BBM subsidi. Tangki mobil telah dimodifikasi agar dapat menampung kapasitas yang lebih banyak.
"Berangkat dari Kabupaten Wajo menuju Kota Parepare dengan tujuan untuk melakukan pengisian bahan bakar minyak subsidi jenis Pertalite dengan menggunakan satu mobil Avanza berwarna putih dengan tangki mobil yang sudah dimodifikasi," kata AKBP Phunky saat konferensi pers di Mapolres Parepare, Selasa (15/9).
Selain menggunakan wadah tangki modifikasi, pelaku T menyiasati sistem dengan menggonta-ganti identitas barcode. Cara ini dipakai agar penyaluran BBM subsidi melampaui batas kuota harian kendaraan biasa.
"Serta pada pengisian berikutnya menggunakan barcode yang tidak sesuai dengan kendaraan yang digunakan, sehingga dapat memperoleh BBM bersubsidi dengan jumlah yang lebih banyak," jelas Phunky.
Dari penindakan ini, polisi menyita ratusan liter Pertalite dan mobil Avanza putih yang tangkinya sudah dirakit. BBM bersubsidi itu rencananya akan dibawa pulang pelaku ke daerah asalnya untuk dijual eceran di atas harga resmi.
"Adapun barang bukti yang disita sebanyak 120 liter dengan menggunakan dua barcode. Kemudian BBM subsidi jenis Pertalite tersebut rencananya akan dibawa ke daerah Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan untuk diperjualbelikan kepada masyarakat dengan harga Rp 12.000," bebernya.
Simak Video "Video: Polisi Tangkap Pencuri Emas Senilai Rp 64 Juta di Makassar"
(hsr/hsr)