Mantan istri dari oknum dosen Institut Teknologi BJ Habibie (ITH) Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) RR, berinisial M membantah tuduhan menunggangi dugaan pelecehan mahasiswi. M menyindir RR melakukan playing victim atau merasa jadi korban.
"Tuduhan RR ke saya terkait akun fake dan beberapa pernyataan lainya itu sangat tidak benar. Adapun saya mencemarkan nama baik dia yah silakan dibuktikan," ungkap M kepada detikSulsel, Kamis (29/1/2026).
M mengaku heran karena dituduh mengendalikan akun media sosial palsu untuk menyebarkan isu pelecehan mahasiswi. Dia menyindir RR membela diri dengan playing victim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pernyataan si RR ini sangat luar biasa playing victim-nya terkait tuduhannya ke saya sebagai mantan istri. Dia menuduh saya buat akun fake, untuk ungkap semua kasusnya?" katanya.
Padahal menurutnya, awalnya kasus itu terungkap dari sejumlah mahasiswi yang mengaku sudah dilecehkan RR. Dia mengaku dihubungi oleh sejumlah mahasiswi yang diduga menjadi korban untuk mengungkap kasus tersebut.
"Beberapa mahasiswi meminta untuk dibantu spill kasus si RR. Ini yang sudah lama terpendam oleh mahasiswi agar pihak kampus bisa menindaklanjuti problem yang diduga dilakukan RR," ungkapnya.
M mengaku dihubungi sejumlah mahasiswi yang diduga korban pelecehan setelah mengunggah video anak RR diduga diterlantarkan. Dia mengungkapkan, para korban takut melapor karena khawatir nilainya ditahan.
"Allah bukakan semua kasus si RR ini tanpa saya cari tahu. Yang ternyata sudah lama terjadi tapi korban belum berani speak up. Karena ketakutannya yang berujung pada nilai dan kelanjutan perkuliahannya di mata kuliah si RR ini," jelasnya.
Kendati demikian, M bersedia menghadapi laporan polisi yang dilakukan RR. Dia siap mengungkapkan semua fakta terkait dugaan pelecehan mahasiswi itu ke pihak kepolisian.
"Insyaallah siap. Saya berharap itu kasusnya mahasiswi bisa selesai secara internal. Kalau laporannya si RR sudah berjalan ya tidak apa-apa Insyaallah saya hadir," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, oknum dosen ITH Parepare, RR melaporkan mantan istrinya berinisial M ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). RR menduga mantan istrinya memakai akun media sosial palsu untuk menyebarkan isu dugaan pelecehan mahasiswi.
"Pokoknya mantan istri beserta akun-akun sosmed yang berafiliasi, seperti Makassar Keras, Parepare Info, Pinrang Info, Sidrap Info. Saya lapor semua itu," ujar ungkap RR kepada detikSulsel, Selasa (27/1/2026).
RR melayangkan laporan ke Polres Parepare pada Minggu (25/1). Dia merasa kasus pelecehan mahasiswa yang diduga dilakukannya itu sebagai penghinaan dan merusak nama baiknya.
"Hari Minggu kemarin (25/1) saya melapor secara hukum, diproses mi itu. Mulai besok pemanggilan juga itu untuk saksi-saksi. Makanya itu mi, iya, masuk mi laporanku dan sudah diproses mi," tuturnya.
Di sisi lain, tim Adhoc ITH Parepare meminta mahasiswi yang diduga dilecehkan oknum dosen berinisial RR untuk membuat laporan resmi. Korban yang melapor nantinya akan mendapatkan pendampingan.
"ITH juga berharap agar pihak yang merasa menjadi korban dapat menyampaikan laporan secara resmi melalui mekanisme yang telah disediakan," kata Ketua Tim Adhoc Penegakan Etika dan Sanksi Akademik ITH Parepare, Suryansyah Surahman dalam keterangannya, Rabu (28/1).
Simak Video "Video: Sempat Hambat Proses Penyelidikan Satgas PPK USU Ingin Terduga Pelaku Pelecehan Kooperatif"
[Gambas:Video 20detik] (ata/asm)
