Pengendara motor berinisial M (32) mengaku menjadi korban penganiayaan usai ditabrak pengendara mobil yang belum diketahui identitasnya di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi masih menyelidiki kasus ini.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Minggu (25/10/2026). Perkara ini viral usai pengendara motor dilempar helm oleh pengendara mobil tersebut.
"Itu berawal dari berdebat saja gara-gara kecelakaan setelah itu turun semua dari kendaraan," ungkap Kanit Polsek Tamalanrea Iptu Muhammad Ismail kepada detikSulsel, Kamis (29/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ismail mengatakan, pelapor sempat menunggu itikad baik pengendara mobil untuk menyelesaikan kasus ini. Pemotor lalu memutuskan melaporkan dugaan penganiayaan ini ke polisi karena pengendara mobil tidak ada kabar.
"(Laporan korban terkait dugaan) penganiayaan saja karena dia sempat viralkan dulu dengan harapan ada penyelesaian di kantor polisi," paparnya.
"Kan sebelum itu laporan masuk dia janjian sama yang bawa mobil ini mau ke Polsek Tamalanrea jadi dia tunggu kabar tapi yang itu (pemobil) tidak datang," ujarnya.
Ismail belum merinci kronologi kejadian tersebut. Namun dia menekankan pengendara motor dan mobil sama-sama mengklaim sebagai korban yang ditabrak.
"Begitu ji tiba-tiba saja langsung saling klaim bilang kamu yang tabrak, satunya lagi begitu," ucap Ismail.
Situasi semakin memanas saat pemotor yang mengaku ditabrak memvideokan pengendara mobil. Pengendara mobil kesal hingga melemparkan helm ke arah korban.
"Tambah panas karena sempat merekam juga yang pakai motor jadi dilempar itu pakai helm yang bawa mobil, langsung jatuh itu HP-nya (pengendara motor)," jelasnya.
Pengendara motor mengalami luka lecet akibat dilempar helm oleh terduga pelaku. Ismail menegaskan pihaknya masih mengumpulkan bukti dan saksi sembari mencari keberadaan pengendara mobil.
"Kita kejar proses dugaan tindak pidana penganiayaan saja sesuai laporannya," imbuh Ismail.
Dari video beredar di media sosial, terdengar pengendara motor merekam pengendara mobil di jalanan. Keduanya terlibat adu mulut usai pemotor mengaku ditabrak oleh pemobil.
Warga setempat berupaya melerai pertikaian keduanya. Pengendara motor dan mobil sama-sama mengklaim kendaraannya rusak karena terlibat kecelakaan.
Pengendara mobil yang memakai kacamata kemudian mengambil helm. Helm tersebut lalu dilemparkan ke arah pengendara motor yang merekam situasi tersebut.
