Pria bernama Sopyan (23) tewas dianiaya dan ditikam dua pria di Jalan Boulevard, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi kini telah menangkap kedua pelaku bernama Arfah (23) dan Ikbal (21) di Kabupaten Takalar.
Kedua pelaku ditangkap di Desa Timbuseng, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Selasa (28/10). Keduanya diamankan oleh tim gabungan Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, URC Resmob Polda Sulsel dan Resmob Polsek Panakkukang.
"Unit Jatanras Polrestabes Makassar, Resmob Polda Sulsel, dan Resmob Polsek Panakkukang melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia," ujar Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Supriadi Gaffar kepada wartawan, Rabu (28/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Ikbal diduga berperan sebagai eksekutor yang menikam korban. Ia menikam korban sebanyak tiga kali menggunakan senjata tajam jenis badik miliknya.
"Ikbal mengakui dan membenarkan telah menikam korban sebanyak tiga kali menggunakan badik miliknya sendiri. Menikam pada bagian paha atas, paha bawah, dan betis korban," kata Adi.
Sementara itu, Arfah mengakui ikut melakukan penganiayaan dengan cara mendorong korban hingga terjatuh. Polisi masih mendalami peran kedua pelaku dalam peristiwa tersebut.
"Arfah mengakui dan membenarkan telah ikut serta melakukan penganiayaan dengan cara mendorong korban sehingga terjatuh," beber Adi.
Adi mengungkapkan, korban dan pelaku awalnya diduga terlibat cekcok di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Jalan AP Pettarani, Makassar. Akibat tersinggung, pelaku kemudian melakukan penganiayaan terhadap korban di area luar THM.
"Motif terjadinya penganiayaan ini akibat ketersinggungan," tutur Adi.
Untuk proses lebih lanjut, kedua pelaku kemudian dibawa ke Polsek Panakkukang. Mereka akan diperiksa oleh pihak penyidik Reskrim Polsek Panakkukang terkait aksi penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
"Selanjutnya kedua terduga pelaku dibawa ke Polsek Panakkukang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.
Dketahui, Sopyan tewas ditikam orang tidak dikenal (OTK) menggunakan badik di Jalan Boulevard, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Selasa (27/10) sekitar pukul 06.00 Wita. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.
"Dugaan tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis badik yang mengakibatkan korban meninggal dunia," kata Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Ahmad dalam keterangannya, Selasa (27/10).
