Beredar sebuah video sadis yang menyebut korban tawuran di Jalan Rajawali, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi memastikan video tersebut merupakan informasi palsu alias hoax.
"Hoax itu, Jalan Rajawali sudah kondusif," ujar Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Achmad kepada detikSulsel, Selasa (20/10/2026).
Dia berharap warga tidak mudah percaya dengan pesan berantai yang tidak terkonfirmasi. Jika terjadi luka sadis, kata Jafar, pihak kepolisian pasti akan langsung memberikan atensi khusus.
"Jadi perlu diklarifikasi karena sampai sekarang tidak (ada) info. Kalau luka parah begitu pasti diatensi, anggota pasti tahu," jelasnya.
Dia mengaku belum tahu persis motif pihak yang memproduksi informasi hoax tersebut. Namun dia menduga video itu digunakan untuk memancing keributan.
"Mau buat gaduh di Makassar, mancing-mancing keributan," pungkasnya.
Dilihat detikSulsel dari video beredar, seorang remaja tewas usai mengalami luka parah. Kepala dan badannya tampak terpisah saat berada di ruangan jenazah sebuah rumah sakit.
Video tersebut disertai imbauan agar pengendara menghindari Jalan Rajawali. Dalam narasinya, seseorang menyebut akan terjadi serangan dari kelompok lain di Jalan Rajawali.
Simak Video "Video: Tawuran Berujung Pembakaran di Makassar, 6 Rumah Hangus"
(asm/hsr)