Terkuak Dugaan Guru SMAN 2 Makassar Lecehkan Siswa 8 Bulan Lalu

Tim detikSulsel - detikSulsel
Minggu, 18 Okt 2026 08:00 WIB
Foto: Tangkapan layar sejumlah siswa di SMAN 2 Makassar berkerumun di halaman sekolah diduga terjadi pelecehan seorang oknum guru terhadap siswi. (dok. Istimewa)
Makassar -

Seorang oknum guru pria diduga melecehkan siswinya di SMAN 2 Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Usut punya usut, dugaan pelecehan itu terjadi delapan bulan lalu dan kembali mencuat usai sejumlah siswa melakukan aksi protes.

Kasus ini mulanya mengemuka dari aksi viral sejumlah siswa yang berkerumun di halaman SMAN 2 Makassar. Aksi protes itu awalnya dinarasikan imbas kasus pencabulan guru terhadap siswi meski pihak sekolah belakangan menepis informasi beredar.

"Kami menegaskan bahwa permasalahan yang terjadi tidak sampai pada ranah/tindakan pencabulan," kata Kepala SMAN 2 Makassar Syafruddin dalam keterangannya, Jumat (16/10/2026).

Syafruddin menuturkan, oknum guru yang belum disebutkan identitasnya itu diduga melakukan pelecehan secara verbal. Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan dan verifikasi internal kepada para siswa.

"Masuk kategori pelecehan verbal, pengakuan guru yang bersangkutan dia bercanda, tapi bercanda yang tidak wajar," ungkapnya.

Syafruddin menegaskan, kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel. Sementara oknum guru itu diberhentikan sementara sembari menjalani pemeriksaan.

"Pihak sekolah telah membatasi oknum guru yang bersangkutan dari seluruh kegiatan mengajar maupun dari tugas tambahan sebagai staf kesiswaan dan pembina OSIS di lingkungan sekolah sejak Jumat, 16 Oktober 2026," tegas Syafruddin.

Laporan Dugaan Pelecehan Sempat Tertahan

Oknum guru yang diduga melecehkan siswi kelas XII SMAN 2 Makassar tersebut ternyata terjadi pada Februari 2026. Kasus ini bermula usai oknum guru selesai mengajar renang kepada siswa termasuk korban.

"Dia kan guru olahraga, saya dengar kemarin pada saat selesai renang, anak-anak ganti pakaian," tutur Syafruddin kepada detikSulsel, Jumat (16/10).

Saat itulah oknum guru tersebut diduga melakukan pelecehan secara verbal kepada korban. Oknum guru itu menyampaikan akan masuk ke kamar ganti siswinya.

"Mereka (siswi) di depan kamar ganti, datang guru olahraga bilang, 'sama-sama ki masuk'," tambahnya.

Omongan oknum guru membuat siswinya merasa terganggu. Perkara ini ternyata sempat dilaporkan korban, namun aduannya tidak diteruskan ke kepala sekolah.

"Saya sudah tanya (ke korban) kenapa sejak Februari tidak pernah sampai ke saya, waktu itu kan saya umrah juga," kata Syafruddin.

Laporan tersebut ternyata tertahan di wali kelas korban. Saat itu wali kelas beralasan memprioritaskan menyelesaikan kasus dugaan pelecehan verbal ini secara kekeluargaan.

"Katanya sudah sampaikan ke wali kelas tapi tidak sampaikan ke saya. Katanya wali kelas selesaikan secara kekeluargaan," imbuhnya.



Simak Video "Menikmati Kelezatan Konro Iga Bakar di Restoran Kota Makassar"


(sar/sar)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork