Sejumlah truk dan bus masih mengantre untuk mengisi solar di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Antrean kendaraan berukuran jumbo tersebut sampai mengular ke badan jalan.
Pantauan detikSulsel di SPBU 74.902.38 Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 18.00 Wita, tampak truk dan bus berjejer menunggu di pinggir jalan. Deretan kendaraan tersebut memakan satu lajur jalan.
Arus lalu lintas di lokasi masih tampak lancar. Truk dan bus belum bisa masuk SPBU karena aturan pengisian solar pada malam hari.
Aturan tersebut hanya diberlakukan untuk kendaraan berukuran besar. Pengisian solar untuk truk dan bus baru di SPBU baru diizinkan mulai pukul 18.00 Wita.
"Untuk antrean solar kendaraan besar dibuka mulai pukul 18.00 Wita," kata salah satu petugas SPBU yang ditemui di lokasi.
Situasi itulah yang mengakibatkan antrean masih terjadi. Truk dan bus berebut antrean agar lebih cepat mendapat giliran.
"Itu mobil truk dan bus yang antre di luar karena mereka mau dapat antrean pertama, jadi sejak siang sudah antre memang, padahal mereka tahu kalau malam baru bisa mengisi," katanya.
Dia mengklaim stok solar masih aman dan tidak ada lagi kendala pengantaran dari Pertamina. Sementara aturan ganjil genap untuk kendaraan kecil seperti mobil minibus dan motor sudah tidak diberlakukan lagi.
"Sudah tidak ada antrean ganjil genap lagi untuk motor dan mobil. Stok masih aman, kurang tahu kalau jumlahnya yang datang setiap hari," jelasnya.
Sebelumnya, antrean solar juga terjadi di SPBU Pertamina 74.902.31, Jalan AP Pettarani Makassar, sore tadi. Truk dan bus sampai parkir di pinggir jalan menunggu jadwal pengisian solar.
Deretan truk dan bus parkir di bawah jalan tol layang. Kendaraan tersebut memakan satu lajur jalan namun arus lalu lintas masih tampak lancar di sepanjang Jalan AP Pettarani Makassar.
Simak Video "Mengungkap Keahlian Membuat Kapal Phinisi di Tana Beru, Sulawesi Selatan"
(sar/hsr)