Antrean Solar di SPBU Jalan Urip Sumoharjo Makassar Picu Macet

Antrean Solar di SPBU Jalan Urip Sumoharjo Makassar Picu Macet

Fadli Ilham - detikSulsel
Sabtu, 05 Sep 2026 13:11 WIB
Antrean solar di SPBU Jalan Urip Sumoharjo Makassar picu macet.
Foto: Antrean solar di SPBU Jalan Urip Sumoharjo Makassar picu macet. (Fadli Ilham/detikSulsel)
Makassar -

Antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) memicu kemacetan di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Mobil dan truk mengular hingga ke badan jalan.

Pantauan detikSulsel di lokasi, Sabtu (5/9/2026) pukul 13.50 Wita, antrean BBM terjadi di SPBU Pertamina 74.902.32 Racing, depan kantor Gubernur Sulsel. Truk dan mobil berjejer memenuhi badan Jalan Urip Sumoharjo arah Jalan Prof Abdurahman Basalamah.

Kemacetan lalu lintas mulai terjadi di depan kantor Bulog Subdivre Makassar. Tampak antrean panjang truk dan mobil memakan satu lajur Jalan Urip Sumoharjo Makassar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendaraan lain yang hendak melintas ke arah Jalan AP Pettarani Makassar turut terhambat. Sejumlah pengendara motor juga terlihat mencari celah jalan agar bisa melintas.

Antrean solar di SPBU Jalan Urip Sumoharjo Makassar picu macet.Truk dan mobil berjejer hingga ke badan jalan menunggu antrean pengisian BBM di SPBU Jalan Urip Sumoharjo Makassar. (Fadli Ilham/detikSulsel)

Salah satu sopir truk, Ikbal mengeluhkan antrean panjang pengisian solar di SPBU. Situasi tersebut sudah kerap dialami hingga kadang tidak kebagian solar.

ADVERTISEMENT

"Kadang kita mengantre juga panjang-panjang, ujung-ujungnya tidak dapat (solar). Sudah lama (selalu antre di SPBU), sudah mulai dari langka solar," kata Ikbal yang ditemui detikSulsel di lokasi.

Ikbal mengaku kondisi ini sudah terjadi sejak sebulan lebih. Hal ini juga mengganggu aktivitas pekerjaannya yang kerap mengantar pesanan.

"Mengganggu sekali (aktivitas), apalagi kalau dibilang race pertama kita mengantre, race kedua terlambat pulang kita dimarahi sama kepala gudang," jelasnya.



(sar/asm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads