Pria bernama Akmal (24) tewas usai dibunuh anggota geng motor salah satunya menggunakan samurai di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Samurai yang dipakai membunuh korban itu kemudian dibuang pelaku ke sungai di Kabupaten Maros.
Kanit Reskrim Polsek Biringkanaya Iptu Abdullah Mataram mengatakan, sebanyak 18 pelaku yang telah diamankan itu membawa berbagai jenis benda tajam saat melakukan penganiayaan. Benda tajam yang dibawa di antaranya samurai, pisau, hingga busur.
"Ada yang membawa senjata tajam parang, pisau, samurai dan lain-lain," ujar Iptu Abdullah kepada detikSulsel, Selasa (6/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abdullah mengungkapkan, salah satu pelaku yang ditangkap di Palopo berinisial YD mengaku melakukan penganiayaan menggunakan samurai. Setelah beraksi, samurai itu kemudian sengaja dibuang ke tempat yang sulit diakses.
"Dia bilang dia buang di sungai Maros, banyak buaya di sana kalau mau cari samurainya itu," ucapnya.
Setelah menghilangkan barang bukti, pelaku kemudian kabur ke Kota Palopo. Abdullah menyebut pelaku diduga punya keluarga di Palopo sehingga memilih bersembunyi di sana karena jaraknya jauh.
"Mungkin ada keluarganya di sana (di Palopo), kalau begitu perbuatannya pasti dicari," jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Biringkanaya Setiawan A Malik menyatakan pelaku yang menebas korban hingga meninggal telah ditangkap di Kota Palopo. Saat ini Polisi sedang membawanya ke Makassar.
"Ada 1 sedang perjalanan ke polsek dari Palopo," pungkasnya.
