TP Minta RS Paramount Makassar Ditutup Usai Cucu Meninggal

TP Minta RS Paramount Makassar Ditutup Usai Cucu Meninggal

Sahrul Alim - detikSulsel
Kamis, 17 Sep 2026 21:17 WIB
Anggota DPR RI Taufan Pawe (TP) meminta agar RSIA Paramount Makassar ditutup permanen buntut cucunya meninggal usai meninggal.
Anggota DPR RI Taufan Pawe. Foto: dok. istimewa
Makassar -

Anggota DPR RI Taufan Pawe (TP) meminta agar Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount Makassar ditutup permanen buntut cucunya meninggal. TP menilai sanksi penutupan merupakan akumulasi dari rentetan kasus di rumah sakit tersebut.

"Saya sih berpendapat, saya tegas tadi, karena sudah ada rangkaian-rangkaian kejadian yang mengakibatkan masyarakat korban, maka sebaiknya ditutup secara permanen, ditutup," kata TP kepada wartawan usai menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) di Kantor DPRD Makassar, Kamis (17/9/2026).

Dalam RPD tersebut, TP mengaku menemukan rentetan kejanggalan dan tindakan yang dinilai sebagai bentuk kelalaian fatal. Bahkan dia menyebut memiliki rekaman yang mengakui kesalahan dan kelalaian pihak rumah sakit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penanganan medis yang berpindah dari lantai 5 ke lantai 8 diwarnai larangan bagi perawat untuk menggunakan lift sehingga harus naik tangga manual yang sangat memakan waktu berharga dalam kondisi kritis," kata TP.

Menurutnya, dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) nyaris tanpa kesalahan karena pasti menyerahkan ke spesialis anak setelah bayi lahir. Namun begitu ditelusuri apa yang dilakukan terhadap cucunya, TP menilai bahwa tidak ada tindakan berarti.

ADVERTISEMENT

"Menantu saya juga merasakan kekecewaan mendalam ketika bayinya yang baru lahir dimandikan dan dibiarkan begitu saja tanpa diberikan popok," katanya.

TP lalu mempertanyakan penerapan aturan Permenkes terkait prinsip satu perawat untuk satu layanan. Dia menegaskan tidak ingin ada lagi masyarakat yang terdampak hanya karena urusan uang.

"Nomor 6 Tahun 2026 Pasal 80 yang mengamanatkan bahwa kelalaian yang mengakibatkan kematian harus berujung pada penutupan fasilitas kesehatan tersebut," ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya mengembalikan keputusan rekomendasi sanksi kepada DPRD Makassar. Dia mengakui tidak punya hak mengintervensi meski saat ini berstatus sebagai legislator di Senayan.

"Saya kembalikan ke Komisi D lah, biarlah beliau-beliau yang berdiskusi. Saya tidak mau mengintervensi, saya hadir di sini tidak ada atribut sebagai anggota dewan, saya hadir di sini sebagai kakek dari Zareen, cucu saya yang saya cintai, cucu pertama," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Makassar Andi Suharmika, menilai peristiwa ini bukan sekadar insiden biasa. Dia menyebut kejadian yang sangat fatal dan tidak boleh dibiarkan beroperasi begitu saja.

"Kami mendesak pemerintah untuk bersikap tegas dengan mencabut izin operasional rumah sakit hingga seluruh standar dan kebutuhan pelayanan dipenuhi secara maksimal," katanya.

Awal Mula Cucu TP Meninggal

Bayi yang meninggal merupakan anak dari pasangan anggota DPRD Kota Parepare Muhammad Ilhamsyah Taufan dan istrinya, Nura Adiva Paradiba. Ilhamsyah merupakan putra dari Taufan Pawe.

Bayi tersebut awalnya dilahirkan melalui persalinan caesar di RSIA Paramount Makassar, Senin (10/8). Cucu Taufan Pawe itu awalnya lahir dengan kondisi fisik sehat.

Selang tiga hari, pihak RS memberikan persetujuan pulang kepada bayi dan orang tuanya. Namun bayi tersebut mendadak mengalami perubahan pada fisiknya, salah satunya bagian bibir bayi membiru.

Orang tua bayi sempat menyampaikan keluhan atas perubahan fisik anaknya. Kendati begitu, pihak RS dianggap tidak memberikan tindakan yang signifikan.

Gejala yang dialami bayi membuatnya meninggal dunia di RSIA Paramount Makassar, Kamis (13/8). Bayi meninggal sebelum dipulangkan orang tuanya dari rumah sakit.



(hsr/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads