Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) memastikan pembangunan Stadion Sudiang Kota Makassar terus dikebut. Progres pembangunan stadion telah mencapai sekitar 17% dan mendekati 20%.
"Jadi memang saat ini progresnya sudah mencapai mendekati 20% dalam minggu ini. Progres pembangunan tetap berjalan seperti biasanya dan sampai saat ini pembangunan terus dipacu," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel Suherman dalam keterangannya, Jumat (14/8/2026).
Suherman menjelaskan, pekerjaan yang sedang berlangsung saat ini antara lain pembangunan struktur tribun pada beberapa sisi stadion, meliputi tribun barat, tribun utara, dan tribun timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dispora Sulsel terus memantau pembangunan stadion. Setiap saat kami memantau perkembangan dan kemajuan pembangunan, termasuk pekerjaan pada struktur tribun," ujarnya.
Dia menegaskan, pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan. Pemantauan dilakukan secara berkala untuk memastikan perkembangan pembangunan tetap berjalan sesuai tahapan pekerjaan yang telah ditetapkan.
"Sampai saat ini pembangunan tetap berjalan seperti biasa. Mohon doa masyarakat Sulawesi Selatan agar pembangunan ini dapat tercapai dan ditargetkan selesai pada tahun 2027," tutur Suherman.
Pembangunan Stadion Sudiang merupakan bagian dari pengembangan sarana olahraga di Sulsel. Kehadiran stadion ini diharapkan dapat memperkuat fasilitas olahraga sekaligus mendukung pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga di daerah.
Diketahui, Stadion Sudiang Makassar dibangun melalui skema multiyears contract tahun 2025-2027. Proyek ini dianggarkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) senilai Rp 674,9 miliar.
Kepala Satker Prasarana Strategis Sulsel Kementerian PU Iwan mengatakan, pembangunan struktur Stadion Sudiang akan mencapai 70% hingga akhir tahun ini. Pada 2027 mendatang, konstruksi stadion ditargetkan sisa memasuki finalisasi.
"Kita targetnya struktur semua sudah terpasang. Targetnya struktur sampai atap, itu kita maksimalkan di tahun ini ya. Jadi target kita sampai 65% sampai 70%-lah tahun ini," jelas Iwan saat dihubungi, Jumat (24/4).
