Munafri "Appi" Arifuddin, Inovator Ekosistem Ekonomi Kreatif Anak Muda

detiktimur Awards 2026

Munafri "Appi" Arifuddin, Inovator Ekosistem Ekonomi Kreatif Anak Muda

Andi Sitti Nurfaisah - detikSulsel
Jumat, 07 Agu 2026 20:54 WIB
Wali Kota Makassar Munafri Appi Arifuddin mendapatkan penghargaan pada malam puncak detiktimur Awards 2026, Jumat (7/8/2026).
Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin mendapatkan penghargaan pada malam puncak detiktimur Awards 2026, Jumat (7/8/2026). (Foto: screeshot 20detik)
Jakarta -

Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin dianugrahi penghargaan detiktimur Awards 2026 sebagai Inovator Ekosistem Ekonomi Kreatif Anak Muda. Penghargaan diberikan atas inovasinya dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif bagi anak muda di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Malam puncak detiktimur Awards 2026 berlangsung di Grand Ballroom Trans Hotel Jakarta, Jumat (7/8/2026). Ajang yang digelar detikcom ini disiarkan langsung melalui platform resmi 20detik dan akun TikTok detikSulsel.

Pengumuman penerima penghargaan detiktimur Awards 2026 menandai tahap akhir dari rangkaian panjang seleksi yang berlangsung sejak awal tahun. Proses seleksi melibatkan dewan redaksi detikcom dan detikSulsel dengan mempertimbangkan aspek inovasi, kreativitas, nilai inspiratif, dampak bagi masyarakat, serta kontribusi di bidang masing-masing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Inovasi Wali Kota Makassar 'Appi': Bangun Makassar Creative Hub

Munafri 'Appi' Arifuddin menjabat Wali Kota Makassar periode 2025-2030 usai dilantik secara resmi oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Februari 2025. Sejumlah program yang digagasnya sejak awal masa kepemimpinan kemudian menjadi dasar lahirnya berbagai inovasi di Kota Makassar.

Salah satunya ialah Makassar Creative Hub (MCH) yang diluncurkan di kawasan Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada 21 Juni 2025 lalu. Program tersebut dihadirkan karena Appi menilai kreativitas anak muda membutuhkan ruang, arah, dan dukungan sistem yang jelas agar dapat berkembang.

ADVERTISEMENT

MCH dirancang sebagai ruang tumbuh sekaligus wadah kolaborasi bagi talenta muda Makassar. Selain itu, MCH juga diproyeksikan sebagai motor penggerak industri kreatif yang mampu meningkatkan daya saing hingga tingkat nasional dan global.

"Embrio MCH ini lahir dari pemikiran bagaimana anak-anak Makassar punya panggung dan punya ruang. Kalau hanya kreatif tanpa ekosistem yang mendukung, itu tidak akan berjalan. Karena itu pemerintah harus hadir menyiapkan wadahnya," ujar Appi, Jumat (13/2).

Appi menegaskan bahwa MCH bukan sekadar gedung untuk berkegiatan, melainkan pusat pengembangan talenta yang memiliki peta jalan jangka panjang. Sebagai bagian dari penguatan ekosistem, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menargetkan pembangunan empat creative hub tambahan dengan konsep berbeda.

Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui peluncuran MCH kedua bernama Nabuka Nusantara di Jalan Nusantara, Kecamatan Wajo, pada Minggu (26/7). Appi mengatakan kehadiran MCH kedua ini menjadi bukti keseriusan Pemkot Makassar dalam menyediakan ruang yang mendorong kreativitas, kolaborasi, hingga pengembangan talenta generasi muda.

"Kita membuat Creative Hub ini dengan satu keyakinan bahwa ruang-ruang kreatif yang ada di Kota Makassar harus disediakan sebagai infrastruktur utama untuk mensupport segala kegiatan yang akan dilakukan oleh anak muda Kota Makassar," kata Appi.

Sementara pembangunan tiga creative hub lainnya ditargetkan hingga akhir tahun 2026. Dengan bertambahnya jumlah ruang kreatif, Appi berharap semakin banyak kegiatan positif yang lahir dan mampu memperkuat posisi Makassar sebagai kota kreatif.

Program MCH sebelumnya juga terpilih sebagai salah satu best practice versi Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah VI. Program tersebut dinilai layak menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif.

Hal itu mengemuka saat tim APEKSI Komwil VI yang dipimpin oleh Manajer, Talib Mustafa melakukan audiensi bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Balai Kota, Rabu (15/10/2025). Diketahui, APEKSI Komwil VI merupakan asosiasi yang menaungi wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Talib Mustafa menjelaskan program MCH akan didokumentasikan dalam buku tahunan APEKSI sebagai praktik terbaik kota-kota di Indonesia Timur. Menurutnya, dokumentasi tersebut penting agar inovasi yang berhasil diterapkan di Makassar dapat menjadi referensi bagi daerah lain.

"Makassar Creative Hub ini kami anggap menonjol karena menjawab langsung kebutuhan generasi muda. Kami ingin menuliskannya lebih detail agar bisa jadi referensi kota lain," jelas Talib dalam keterangannya.

Dengan inovasi tersebut, Munafri 'Appi' Arifuddin dinilai berhasil menghadirkan ekosistem yang mendukung lahirnya talenta dan pelaku ekonomi kreatif baru di Makassar. Komitmen membangun ruang kolaborasi bagi generasi muda itulah yang mengantarkannya meraih penghargaan detiktimur Awards 2026 sebagai Inovator Ekosistem Ekonomi Kreatif Anak Muda.



(alk/alk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads