Polisi menangkap pria berinisial HS alias U (32) usai membawa kabur sepeda motor milik pacarnya berinisial ST (32) yang dikenalnya melalui media sosial (medsos) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Motor korban dipinjam dengan dalih membeli kebutuhan, namun dibawa kabur dan dijual.
Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Wahiduddin mengatakan pelaku ditangkap Tim Resmob Polsek Biringkanaya di sebuah wisma di Jalan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Selasa (4/8). Pelaku kini telah diamankan ke Polsek Biringkanaya.
"Pelaku berhasil diamankan oleh anggota Resmob Polsek Biringkanaya dan saat ini telah menjalani proses hukum lebih lanjut," ujar Kompol Wahiduddin kepada wartawan, pada Selasa (4/8/2026).
Wahiduddin mengatakan kasus tersebut berawal ketika korban berkenalan dengan pelaku melalui media sosial. Pelaku menggunakan identitas Muhammad Gala, mengaku tinggal di Jakarta dan berasal dari Riau hingga akhirnya menjalin hubungan asmara secara daring dengan korban.
"Pelaku berkenalan dengan korban melalui media sosial dan mengaku sebagai warga asal Riau, namun berdomisili di Jakarta. Kemudian mereka berpacaran," katanya.
Wahiddudin menjelaskan, pelaku datang menemui korban di tempat kosnya di Jalan Pajjaiang, Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, pada Senin (20/7). Saat itu pelaku meminjam sepeda motor korban dengan alasan hendak membeli kuota internet, makanan, deodoran, dan kebutuhan lainnya.
"Korban kemudian memberikan kunci sepeda motor kepada pelaku. Namun hingga pelaku tidak kembali dan membawa kabur kendaraan tersebut," jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengakui membawa kabur motor korban setelah dipinjam. Pelaku juga mengaku telah menjual motor korban kepada seseorang yang dikenalnya melalui Facebook.
"Dari hasil interogasi, pelaku mengakui sepeda motor korban telah dijual kepada seseorang yang dikenalnya melalui media sosial Facebook sebesar Rp 3,2 juta," ungkap Wahiduddin.
Saat ini pelaku telah diserahkan kepada penyidik Polsek Biringkanaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mencari barang bukti serta memburu penadah yang membeli motor hasil kejahatan tersebut.
Simak Video "Video Kisah WNI Eks Pekerja Penipuan Online Kamboja: Dipukul-Tak Diberi Makan"
(ata/ata)