Diduga Geng Motor, 2 Remaja Dikejar-Diamuk Warga di Jalan Mangga 3 Makassar

Diduga Geng Motor, 2 Remaja Dikejar-Diamuk Warga di Jalan Mangga 3 Makassar

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Selasa, 04 Agu 2026 22:05 WIB
Dua remaja di Makassar dikejar warga karena dicurigai anggota geng motor.
Dua remaja di Makassar dikejar warga karena dicurigai anggota geng motor. Foto: dok istimewa
Makassar -

Dua remaja pria berinisial JSA (15) dan RA (16) dikejar dan diamuk warga di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kedua remaja itu dihakimi warga usai diduga anggota geng motor.

Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Wahiduddin mengatakan kedua remaja itu diamankan warga di Jalan Mangga Tiga, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, pada Senin (3/8) malam. Dari hasil pemeriksaan, kedua remaja tersebut bukan anggota geng motor.

"Hasil pemeriksaan terhadap kedua anak tersebut tidak ditemukan adanya kelompok tawuran maupun geng motor. Keduanya mengaku bukan anggota geng motor," kata Kompol Wahiduddin kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengungkapkan peristiwa bermula saat kedua remaja itu mengikuti takziah di Perumahan Yayasan Gubernur. Saat pulang, kedua remaja itu bersama sejumlah temannya hendak makan nasi kotak yang diperoleh di sebuah pos pangkalan ojek di samping SMA Negeri 18 Makassar.

"Mereka bertemu dengan temannya yang lain dan ingin memakan nasi dari lokasi takziah. Namun saat mereka datang secara berombongan menggunakan sepeda motor warga yang melihat langsung meneriaki mereka sebagai geng motor hingga melakukan pengejaran," bebernya.

ADVERTISEMENT

Saat berusaha melarikan diri, motor yang ditumpangi kedua pelajar itu ditarik dari belakang hingga terjatuh. Salah seorang di antaranya kemudian sempat dipukuli warga.

"Akibat kejadian itu salah satu di antaranya mengalami nyeri pada paha kanan dan luka gores saat berusaha menyelamatkan diri dari kejaran massa," jelas Wahiduddin.

Polisi yang tiba di lokasi kemudian mengamankan kedua remaja itu ke Polsek Biringkanaya untuk dimintai keterangan. Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengaku hanya singgah untuk makan dan tidak memiliki keterkaitan dengan kelompok geng motor.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan bukti yang mengarah bahwa keduanya merupakan anggota geng motor ataupun kelompok tawuran," pungkas Wahiduddin.



(hsr/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads