Warga Tallo Korban Kebakaran di Makassar Butuh Selimut-Seragam Sekolah

Warga Tallo Korban Kebakaran di Makassar Butuh Selimut-Seragam Sekolah

Fadli Ilham - detikSulsel
Jumat, 31 Jul 2026 17:45 WIB
Kebakaran menghanguskan sejumlah rumah di Kecamatan Tallo, Kota Makassar.
Foto: Kebakaran menghanguskan sejumlah rumah di Kecamatan Tallo, Kota Makassar. (Fadli Ilham/detikSulsel)
Makassar -

Kebakaran hebat di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), tidak hanya mengakibatkan warga kehilangan tempat tinggal, melainkan menghanguskan sejumlah barang berharga. Warga terdampak kini membutuhkan popok bayi, selimut hingga seragam sekolah untuk anaknya.

"Popok bayi, selimut, seragam anak ada SD, SMP dan pakaian SMK, makanan siap saji," ujar warga terdampak, Anti saat ditemui detikSulsel di lokasi kejadian, Jumat (31/7/2026).

Dia mengungkapkan sejumlah uang milik keluarganya ludes terbakar. Saat terjadi kebakaran, keluarganya panik dan lebih dulu menyelamatkan anak-anaknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mau na ambil yang lain tapi ada anak kecilnya. Karena kan barusan 20 menit tidur. Tapi uangnya dibawa lemari tidak sempat na ambil karena membesar api," ungkapnya.

Uang gaji keluarganya dalam rumah juga tidak bisa diselamatkan. Keluarganya baru menyadari Ketika sudah menyelamatkan diri dari kebakaran.

ADVERTISEMENT

"Ini kan baru gajian jadi pergi menarik baru pulang na simpan di lemari baru tidur, jadi pas kebakaran nda sempat ambil karena panik baru ada anaknya 3 sama istrinya selamatkan," sambung Andi.

Warga terdampak lainnya, Ansar Ipal (54) mengaku justru memikirkan seragam sekolah anaknya. Sementara urusan tempat tinggal, bisa dikondisikan ke rumah kerabatnya.

"Kalau tidurnya nanti kita pikirkan, masih ada juga tetangga, ada warga. Sudah pasti banyak kehilangan seragam sekolahnya. Pakaian, termasuk pakaian anak-anak karena tidak ada lagi yang tersisa," kata Ansar.

Kebakaran itu membuat anaknya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) tidak masuk sekolah. Dirinya mengaku sangat berdampak terutama pada pekerjaannya sebagai buruh.

"Kita tidak ada lagi tempat tinggal, kerja juga sudah terganggu, anak-anak nda bisa pergi sekolah, saya anakku yang satu SD tadi nda sekolah, terbakar juga seragamnya," bebernya.

Dia berharap agar bantuan terutama dari pemerintah secepatnya dapat memenuhi kebutuhannya bersama warga terdampak. Saat ini hanya bisa menggunakan rumah tetangga sebagai tempat istirahat.

"Semoga pemerintah kita bisa bantu selesaikan dengan bantuannya. Kita harapannya semoga bisa dibangun kembali, mudah-mudahan secepatnya," terangnya.

Sementara Ketua RW 04 Kelurahan Tallo, Farida menuturkan, bantuan kepada warga sudah mulai disalurkan. Pemkot Makassar juga ada rencana perbaikan rumah setelah melakukan pendataan.

"Ini sekarang dari Dinas Sosial dan BPBD masih mendata berapa jumlah ril di lapangan. Ada rencana perbaikan, dari Dinas sosial kemarin infonya begitu," imbuh Farida.

Diketahui, kebakaran terjadi di Jalan Sultan Abdullah II, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Jumat (31/7) dini hari. Insiden itu mengakibatkan satu warga mengalami luka-luka.

"Berdasarkan data sementara, kebakaran yang dilaporkan sekitar pukul 01.47 Wita mengakibatkan 56 unit rumah semi permanen terdampak," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar M Fadli Tahar dalam keterangannya, Jumat (31/7).

Rumah yang terbakar terdiri atas 21 unit di RT 04/RW 04 dan 35 unit di RT 05. Dari jumlah tersebut, sedikitnya 17 rumah mengalami rusak berat, sementara sisanya mengalami kerusakan sedang dan ringan.

"Sebanyak 105 kepala keluarga atau 235 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut. Satu orang dilaporkan mengalami luka ringan, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik," pungkasnya.



(sar/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads