Tawuran Geng Motor di Pettarani Makassar Pecah Lagi, 1 Remaja Ditangkap

Tawuran Geng Motor di Pettarani Makassar Pecah Lagi, 1 Remaja Ditangkap

Reindhard Soplantila - detikSulsel
Jumat, 24 Jul 2026 18:30 WIB
Barang bukti senjata tajam dari remaja ditangkap saat tawuran geng motor di Jalan AP Pettarani, Makassar.
Barang bukti senjata tajam dari remaja ditangkap saat tawuran geng motor di Jalan AP Pettarani, Makassar. Foto: (dok. istimewa)
Makassar -

Polisi kembali membubarkan tawuran antar geng motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang kembali pecah di Jalan AP Pettarani. Satu remaja berinisial MNI (18) ditangkap karena diduga terlibat dalam bentrokan.

"Anggota mendapati kelompok pemuda yang sementara terlibat aksi saling serang dari arah Jalan Sukamana Makassar dan Jalan Abu Bakar Lambogo Makassar sehingga dilakukan pembubaran dan mengamankan pemuda yang ikut terlibat," ujar Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Wahiduddin kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).

Peristiwa itu terjadi di Jalan AP Pettarani Makassar, tepatnya di depan gerai Mie Gacoan pada Jumat (24/7) sekitar pukul 02.50 Wita. Bentrokan dibubarkan oleh anggota Satintelkam Polrestabes Makassar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari hasil pemeriksaan, MNI mengaku bergabung dengan kelompok geng motor di Jalan Sukaria dan Jalan Sukamana setelah diajak rekannya. Mereka berkumpul hingga akhirnya terlibat tawuran dengan kelompok geng motor Lonner dari Jalan Abubakar Lambogo dan geng motor Tamajene di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.

"Sekitar pukul 02.40 Wita, datang sekelompok pemuda dari arah Jalan Abu Bakar Lambogo Makassar dan langsung melakukan aksi penyerangan sehingga terjadi aksi saling serang dengan menggunakan anak panah busur dan batu serta beberapa di antaranya membawa senjata tajam jenis parang," katanya.

ADVERTISEMENT

Wahiduddin mengungkapkan bahwa pemuda yang diamankan mengakui mengetahui rencana bentrokan atau COD dengan kelompok lawan. Bahkan, dia mengaku membawa busur yang dibuat sendiri di rumahnya.

"Bahwa pada saat kejadian, (pemuda yang diamankan) dirinya membawa senjata tajam jenis anak pana busur di mana senjata tersebut dirinya buat di rumahnya," ungkap Wahiduddin.

Dalam pemeriksaan, Wahiduddin menjelaskan bahwa pemuda tersebut juga mengungkap motif sementara bentrokan dipicu dendam antarkelompok. Geng motor rekannya hendak melakukan penyerangan terhadap kelompok geng motor Lonner dan Tamajene.

"Bahwa permasalahan tersebut disebabkan karena adanya dendam dari kelompok Pabassi dan Trobos terhadap kelompok pemuda Tamajene karena kelompok Tamajene sering melakukan penyerangan," jelasnya.

Wahiduddin melanjutkan, dalam penangkapan itu turut disita sejumlah barang bukti. "Barang bukti berupa satu bilah parang, tiga anak panah atau busur, serta satu ketapel," lanjut dia.

Sebelumnya, tawuran geng motor menggunakan senjata tajam (sajam) juga pecah di depan Mie Gacoan, Jalan AP Pettarani pada Jumat (17/7) dini hari. Aksi itu juga dibubarkan polisi, namun tidak ada orang yang diamankan.



(asm/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads