Polisi menangkap tiga pria yang menjadi komplotan membobol rumah warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Para pelaku menggasak sejumlah barang berharga korban mulai dari gitar listrik hingga sepeda.
"Kami berhasil mengungkap kasus pencurian ini setelah melakukan penyelidikan berdasarkan laporan korban. Tiga terduga pelaku berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti," ujar Kanit Reskrim Polsek Makassar Iptu Syuryadi Syamal kepada wartawan, pada Senin (13/7/2026).
Ketiga pelaku masing-masing berinisial A (18), E (20), dan HF (33). Mereka ditangkap Tim Opsnal Polsek Makassar di Jalan Veteran Utara, Kecamatan Makassar, pada Sabtu (11/7) sekitar pukul 22.30 Wita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Syuryadi mengatakan pencurian itu terjadi di rumah korban berinisial MK, pada Senin (7/7). Pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara memanjat pagar sebelum mengambil sejumlah barang berharga milik korban.
"Pelaku masuk dengan cara memanjat pagar rumah, kemudian mengambil berbagai barang berharga milik korban," katanya.
Barang yang dicuri di antaranya satu gitar listrik, empat tabung gas 3 kilogram, kamera Canon, sepeda Polygon, tas, sepatu, mesin air, tiga kipas angin, cas aki, dan kompor gas. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
"Mereka mencuri gitar listrik, tabung gas, sepeda dan berbagai perabotan rumah dengan kerugian Rp 10 juta," beber Syuryadi.
Berdasarkan hasil interogasi, ketiga pelaku mengakui melakukan pencurian secara bersama-sama. Dua pelaku lainnya juga mengaku ikut menjual barang-barang hasil curian.
"Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengakui perbuatannya, termasuk dua orang diantaranya menjual sebagian barang hasil curian," ungkap Syuryadi.
Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu aki mobil, satu kompor, dan satu alat pembakar ikan. Saat ini ketiga pelaku beserta barang bukti telah diserahkan kepada penyidik Polsek Makassar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
"Ketiga pelaku bersama barang bukti kini telah berada di Polsek Makassar untuk diproses lebih lanjut," pungkas Syuryadi.
