Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan seorang istri berinisial ANA (24) yang diduga dilakukan suaminya, SU (21), di indekos Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dalam rekonstruksi terungkap bahwa pelaku menikam korban yang sedang bermain HP dari belakang, sebelum menggorok lehernya hingga tewas.
Rekonstruksi dilakukan di kantor Polsek Tamalate, Makassar, dengan memperagakan 16 adegan, pada Senin (13/7). Polisi memilih melaksanakan rekonstruksi di dalam ruangan dengan mempertimbangkan faktor keamanan apabila dilakukan di lokasi kejadian.
"Rekonstruksi dilakukan di dalam ruangan karena kalau di TKP langsung diperkirakan ada hambatan dan pertimbangan keamanan yang cukup rawan," ujar Kanit Reskrim Polsek Tamalate Iptu Abdul Latif kepada wartawan, Senin (13/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Latif mengatakan berdasarkan hasil rekonstruksi, korban saat itu sedang duduk bermain telepon genggam. Pelaku kemudian datang dari belakang dan langsung menusuk leher korban menggunakan pisau.
"Sesuai rekonstruksi, korban dalam posisi duduk bermain handphone. Tiba-tiba pelaku langsung menusuk leher korban dari arah belakang sebanyak satu kali, tetapi langsung menggerek leher korban," katanya.
Polisi mengungkap pertengkaran pasangan suami istri itu dipicu persoalan rumah tangga, terutama masalah ekonomi. Emosi pelaku disebut semakin memuncak setelah korban menemukan bekas ciuman berwarna merah di leher pelaku yang diduga menjadi pemicu pertengkaran.
"Motif persoalan rumah tangga, terutama ekonomi. Berlanjut pelaku ini ditemukan tanda ciuman merah di leher oleh korban, disitulah awal mulai pertengkaran sampai memuncak emosinya sampai terjadi pembunuhan," jelas Latif.
Rekonstruksi turut dihadiri keluarga korban. Suasana sempat memanas karena sejumlah anggota keluarga korban berteriak saat pelaku memperagakan adegan pembunuhan.
"Saat rekonstruksi tadi dihadiri pihak keluarga korban, umumnya ibu-ibu. Ada riak-riak, berteriak," pungkas Latif.
Sebelumnya diberitakan, pasangan suami istri (pasutri) berinisial SU dan ANA terlibat pertengkaran yang berujung tewasnya ANA di indekos Manuruki, Makassar. Pertengkaran maut itu dipicu keinginan ANA bercerai usai mengetahui SU selingkuh.
Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu tepatnya terjadi di indekos Jalan Manuruki 6, Lorong 1, Kecamatan Tamalate, Minggu (14/6) malam. Korban ANA ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka sayatan di leher.
"Korban seorang perempuan. Untuk luka sementara yang kita lihat sendiri dengan mata kepala itu luka gorok saja di lehernya untuk sementara," kata Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abdul Latif kepada wartawan, Minggu (14/6).
