Jukir Liar Aniaya Pemobil di Makassar Sempat Dibayar Rp 2 Ribu tapi Ditolak

Jukir Liar Aniaya Pemobil di Makassar Sempat Dibayar Rp 2 Ribu tapi Ditolak

Sahrul Alim - detikSulsel
Minggu, 12 Jul 2026 12:30 WIB
Jukir liar aniaya pengendara mobil di Makassar usai diminta tunjukkan karcis resmi.
Foto: Jukir liar aniaya pengendara mobil di Makassar usai diminta tunjukkan karcis resmi. (dok. Istimewa)
Makassar -

Juru parkir parkir (jukir) liar menganiaya pengendara mobil di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), usai diminta tunjukkan karcis parkir resmi. Pelaku sempat menolak diberi bayaran Rp 2 ribu karena tarif yang dipatok Rp 5 ribu.

"Mungkin diminta bayar Rp 5 ribu sehingga korban minta karcis untuk memastikan jukir resmi atau liar," kata Humas Perumda Parkir Makassar Raya Asrul kepada detikSulsel, Sabtu (11/7/2026).

Jukir liar dan pengendara mobil itu sempat terlibat cekcok. Dari video beredar, korban mengaku sudah memberi uang Rp 2 ribu karena jukir tersebut tidak memiliki karcis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban minta karcis tapi si jukir ini tidak bisa berikan sehingga terjadi ketegangan," ujarnya.

Asrul belum merinci kronologi kejadian penganiayaan itu. Dia mengaku kejadian tersebut telah dilaporkan korban ke polisi untuk mencari pelaku.

ADVERTISEMENT

"Korban sudah resmi melapor di Polrestabes Makassar karena ini sudah masuk ranah pidana. Sekarang sudah dilakukan pengejaran oleh polisi," imbuh Asrul.

Dia juga memastikan terduga pelaku tersebut adalah jukir liar. Pelaku tidak terdata dalam data base jukir resmi.

"Oknum ini memang tidak terdaftar (sebagai jukir resmi) di PD Parkir, untuk sementara itu informasi yang bisa kami sampaikan," jelasnya.

Sementara itu, Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar AKP Sangkala mengaku masih mendalami kejadian ini. Pihaknya tengah memburu pelaku.

"Permasalahan terkait peristiwa tersebut masih didalami. Sedangkan korban mengalami luka di wajah akibat dugaan kekerasan yang dilakukan terlapor," ucap Sangkala.

Diketahui, peristiwa itu terjadi di depan TK Angkasa I, Jalan Sungai Tangka, Kecamatan Ujung Pandang, Sabtu (11/7) pagi. Insiden itu direkam oleh korban hingga videonya viral di media sosial.

Dari video beredar, tampak wajah korban sudah berdarah lalu meminta pelaku untuk ke kantor polisi. Pelaku dan korban pun terlibat adu mulut. Pelaku tampak mengenakan baju kaos berwarna hijau dan celana pendek.

Korban mengaku sudah memberikan uang Rp 2 ribu kepada pelaku namun ditolak karena tarif yang dipatok Rp 5 ribu. Korban pun meminta jukir liar itu menunjukkan karcis hingga diminta menunggu.

"Kan saya keluar memang, saya mau kasih dia uang, tapi saya kasih Rp 2 ribu. Jujur saya kasih uang Rp 2 ribu, (tetapi) tidak mau," ucap pengendara mobil yang merekam kejadian itu.

Jukir liar berdalih tarif parkir yang dipatok Rp 5 ribu. Pengendara mobil pun meminta terduga pelaku untuk menunjukkan karcis parkir resmi.

Korban yang merekam video juga terlihat berbicara dengan pria berpakaian warna hitam yang diduga rekan jukir liar. Pria berbaju hitam terlihat menunjukkan karcis.

"Kenapa saya harus menunggu dia tidak bawa karcis. Betul tidak? Harusnya kalau dia tukang parkir resmi, dia bawa karcis," kata pengendara mobil yang menjadi korban.



(sar/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads