Jukir Liar Aniaya Pemobil Usai Dimintai Karcis di Makassar Diburu Polisi

Jukir Liar Aniaya Pemobil Usai Dimintai Karcis di Makassar Diburu Polisi

Sahrul Alim - detikSulsel
Sabtu, 11 Jul 2026 20:55 WIB
Pria diduga jukir liar aniaya pengendara mobil usai diminta tunjukkan karcis.
Foto: Pria jukir liar aniaya pengendara mobil usai diminta tunjukkan karcis di Makassar. (dok. Istimewa)
Makassar -

Polisi memburu juru parkir (jukir) liar yang menganiaya pengendara mobil setelah diminta menunjukkan karcis parkir resmi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban juga disebut telah melaporkan kejadian penganiayaan tersebut ke pihak kepolisian.

"Kami sudah terima laporan korban, tim kami langsung tindaklanjuti dengan mencari pelaku. Info terbaru, korban sudah resmi melapor di Polrestabes Makassar karena ini sudah masuk ranah pidana. Sekarang sudah dilakukan pengejaran oleh polisi," ujar Humas PD Parkir Asrul kepada detikSulsel, Kamis (11/7/2026).

Asrul mengaku belum tahu persis kronologi lengkap kejadian hingga korban dipukul oleh jukir liar tersebut. Namun, laporan awal diterimanya diduga terjadi ketegangan saat korban minta karcis parkir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk info detailnya saya juga belum dapat, yang sampai ke kami laporannya, korban minta karcis tapi si jukir ini tidak bisa berikan sehingga terjadi ketegangan. Mungkin diminta bayar 5 ribu sehingga korban minta karcis untuk memastikan jukir resmi atau liar," katanya.

Namun berdasarkan penelusuran, kata Asrul, oknum tersebut dipastikan jukir liar. Pelaku tidak terdata dalam data base jukir resmi.

ADVERTISEMENT

"Oknum ini memang tidak terdaftar (sebagai jukir resmi) di PD Parkir, untuk sementara itu informasi yang bisa kami sampaikan," jelasnya.

Sebelumnya, heboh di media sosial seorang pria yang mengendarai mobil dianiaya oleh jukir liar yang belum diketahui identitasnya di Makassar. Penganiayaan terjadi setelah pengendara mobil meminta pelaku menunjukkan karcis parkir resmi.

Peristiwa itu terjadi di depan TK Angkasa I, Jalan Sungai Tangka, Kecamatan Ujung Pandang, Sabtu (11/7) pagi. Korban telah melaporkan dugaan penganiayaan ini ke Polrestabes Makassar.

"Jadi benar kami telah menerima laporan korban terkait dugaan kekerasan yang terjadi di Jalan Sungai Tangka di Polrestabes Makassar," kata Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Sangkala kepada detikSulsel, Sabtu (11/7).

Dari video beredar, tampak wajah korban sudah berdarah lalu meminta pelaku untuk ke kantor polisi. Pelaku dan korban pun terlibat adu mulut. Pelaku tampak mengenakan baju kaos berwarna hijau dan celana pendek.

Korban mengaku sudah memberikan uang Rp 2 ribu kepada pelaku namun ditolak karena tarif yang dipatok Rp 5 ribu. Korban pun meminta jukir liar itu menunjukkan karcis hingga diminta menunggu.

Korban yang merekam video juga terlihat berbicara dengan pria berpakaian warna hitam yang diduga rekan jukir liar. Pria berbaju hitam terlihat menunjukkan karcis.

"Kenapa saya harus menunggu dia tidak bawa karcis. Betul tidak? Harusnya kalau dia tukang parkir resmi, dia bawa karcis," kata pengendara mobil yang menjadi korban.

Dari penggalan video lainnya, pelaku tampak menunjukkan lembaran kertas kecil yang diklaim karcis. Pengemudi mobil terdengar masih berdebat di pinggir jalan setelah pelaku justru merasa tangannya terjepit pintu mobil korban.



(ata/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads