Pria Hendak Tebas Leher Polisi dan Warga di Jalanan Makassar Ditangkap

Pria Hendak Tebas Leher Polisi dan Warga di Jalanan Makassar Ditangkap

Reinhard Soplantila - detikSulsel
Senin, 29 Jun 2026 10:11 WIB
Pria bernama Wawan (30) yang hendak menyerang anggota kepolisian dan warga menggunakan parang di Kota Makassar.
Pria bernama Wawan (30) yang hendak menyerang anggota kepolisian dan warga menggunakan parang di Kota Makassar. Foto: Istimewa
Makassar -

Polisi menangkap seorang pria bernama Wawan (30) yang hendak menyerang anggota kepolisian menggunakan parang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku juga kerap berbuat onar dan juga hendak menebas para pengendara motor.

Kapolsek Manggala Kompol Samuel To'longan mengatakan pelaku hendak menebas leher anggota Polsek Manggala berinisial Briptu AA di Jalan Toddopuli V, Makassar, pada Minggu (28/6) dini hari. Anggota yang mendapatkan informasi lalu menangkap pelaku di rumahnya di sekitar Jalan Toddopuli V, pada Minggu sore.

"Kami amankan pelaku yang hendak menebas leher anggota polisi yang melintas dengan motor. Tapi untungnya tidak ada korban yang terkena," ujar Kompol Samuel To'longan kepada wartawan, pada Minggu (28/6/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat diamankan pelaku diketahui tidak melakukan perlawanan. Ia bahkan menangis saat akan dibawa ke kantor Polsek Manggala.

"Begitu diketahui dia ada di dalam rumahnya, langsung kami tangkap tanpa perlawanan. Di dalam dia menangis," ungkap Samuel.

ADVERTISEMENT

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku membawa parang karena mengira ada musuhnya warga dari Toddopuli 10 yang hendak menyerangnya. Namun polisi menduga alasan tersebut hanya dalih.

"Pengakuannya ada orang dari Toddopuli 10 mau menyerang, padahal itu alasan saja. Tapi kalau orang tuanya bilang mungkin dia mabuk, jadi besok saya mau cek urinenya," jelas Samuel.

Polisi juga mengungkap pelaku diduga tidak beraksi seorang diri. Berdasarkan hasil interogasi, pelaku disebut memiliki sekitar 10 rekan yang kini masih dalam pengejaran.

"Dari hasil interogasi, pelaku dan temannya kurang lebih 10 orang. Kami masih memburu para rekan pelaku itu," tutur Samuel.

Samuel menyebut pelaku memang kerap membuat keresahan di wilayah tersebut. Namun, baru kali ini polisi berhasil mengidentifikasi identitasnya.

"Memang pelaku sering bikin onar sering juga mau tebas parang warga pengendara motor yang melintas. Tapi baru kena batunya karena ada nama yang teridentifikasi," sebutnya.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita sebilah parang sebagai barang bukti. Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolsek Manggala, sementara polisi masih melakukan pengembangan terkait kasus ini.

"Barang bukti yang kami amankan bersama pelaku adalah parang. Sementara pelaku sudah kami bawa ke Polsek Manggala dan kasusnya masih dalam pengembangan," pungkas Samuel.




(ata/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads