Pemantauan Hilal Idul Adha 1447 H di Makassar Terhalang Cuaca Mendung

Pemantauan Hilal Idul Adha 1447 H di Makassar Terhalang Cuaca Mendung

Sahrul Alim - detikSulsel
Minggu, 17 Mei 2026 17:04 WIB
Pemantauan hilal untuk penetapan Idul Adha 2026 di Makassar.
Foto: Pemantauan hilal untuk penetapan Idul Adha 2026 di Makassar. (Sahrul Alim/detikSulsel)
Makassar -

Pemantauan hilal 1 Zulhijjah untuk penetapan Idul Adha 1447 H/2025 M di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terkendala cuaca mendung. Awal tebal menyelimuti langit Makassar yang dikhawatirkan menghalangi teropong untuk melihat hilal.

Pantauan detikSulsel, Minggu (17/5/20206) pukul 17.30 Wita, pemantauan dipusatkan di kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. Kemenag Sulsel bersama BMKG telah menyiapkan peralatan untuk pemantauan yang dimulai saat matahari tenggelam 17.54 Wita.

Sebuah teropong sudah disiagakan mengarah ke langit. Tampak awan hitam tebal menutupi langit Makassar dilihat dari lokasi pemantauan Observatorium Unismuh Makassar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk data hari ini adalah bahwa matahari akan terbenam nanti di jam 17.54 Wita. Kita akan mulai pengamatan selama 24 menit," ujar Koordinator Bidang Observasi BMKG Wilayah IV Makassar, Jamroni kepada wartawan di lokasi, Minggu (17/5).

"Di 24 menit itu, mudah-mudahan nanti awannya bagus, bisa terlihat karena semua data secara kriteria MABIMS yaitu bulan berada di atas matahari terpenuhi," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Jamroni menyebut cuaca di Makassar dan sekitarnya saat ini memang memasuki musim hujan. Kondisi hujan dilaporkan sudah terjadi di wilayah Gowa dan Takalar, sementara Kota Makassar masih diselimuti cuaca mendung.

"Cuaca hari ini memang menurut hasil prediksi cuaca kita masuk di hujan sebetulnya. Arah barat ini Makassar hujan, Gowa sudah masuk hujan, kemudian Takalar sudah masuk hujan, kita (Makassar) masih mendungnya," katanya.

Saat ini, langit Makassar terlihat dipenuhi awan tebal. Cahaya matahari pun tampak hampir tertutupi akibat tingginya intensitas awan di wilayah Makassar.

"Ini masih mendung dengan awan yang cukup tebal. Kita lihat di sebelah sana matahari cahayanya hampir tertutupi karena memang tebalnya dari awan tersebut," jelasnya.

Namun berdasarkan data BMKG, lanjut Jamroni, tinggi hilal 4,3 derajat diamati dari Makassar. Sementara sudut elongasinya yakni 9,65 derajat.

"Tinggi hilal sudah 4,3 derajat, sudah terpenuhi untuk kriteria MABIMS. Kemudian juga sudut elongasi sudah cukup bagus yang kriterianya 6,4, hari ini kriterianya melebihi nilai tersebut yaitu 9,65 derajat," kata Jamroni.

"Jadi dari semua kriteria MABIMS itu sudah terpenuhi bahwa nilai-nilai positif itu bahwa besok sudah tidak perlu di-istikmal-kan bahwa besok masuk di tanggal 1 Zulhijjah," pungkasnya.




(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads