Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, umat Islam di Indonesia mulai menantikan jadwal pelaksanaan sidang isbat yang digelar pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag). Sidang ini dilaksanakan untuk menetapkan awal bulan Dzulhijjah 1447 Hijriah sekaligus menentukan jadwal Hari Raya Idul Adha 2026.
Melansir laman Kemenag, sidang isbat melibatkan berbagai pihak, mulai dari perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam, ahli astronomi, hingga instansi terkait. Hasil keputusan tersebut nantinya diumumkan kepada masyarakat dan menjadi pedoman resmi dalam pelaksanaan Idul Adha.
Masyarakat dapat mengikuti pengumuman hasil sidang isbat secara langsung melalui layanan live streaming yang disediakan Kemenag. Nah, agar tidak ketinggalan informasi, simak jadwal sidang isbat Idul Adha 2026 beserta link live streaming resminya berikut ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2026?
Rangkaian Sidang Isbat Penetapan 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah digelar hari ini, Minggu, 17 Mei 2026. Kegiatan diawali dengan seminar posisi hilal secara hisab pada pukul 16.30 WIB atau 17.30 Wita dan 18.30 WIT.
Selanjutnya, sidang isbat penetapan awal Dzulhijjah sekaligus penentuan Hari Raya Idul Adha 2026 dilaksanakan malam ini pada pukul 18.00 WIB atau 19.00 Wita dan 20.00 WIT. Setelah sidang selesai, pemerintah akan mengumumkan hasil penetapan kepada masyarakat melalui konferensi pers sekitar pukul 19.00 WIB atau 20.00 Wita dan 21.00 WIT.
Berikut rincian jadwal sidang isbat Idul Adha 2026:
- Agenda: Sidang Isbat Penetapan 1 Dzulhijjah 1447 H
- Hari, tanggal: Minggu, 17 Mei 2026
- Waktu: 16.30 WIB-19.00 WIB
- Lokasi: Auditorium H.M. Rasjidi, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat
Tahapan Sidang Isbat
- Seminar posisi hilal: 16.30 WIB/ 17.30 Wita/ 18.30 WIT
- Pelaksanaan sidang isbat: 18.00 WIB/ 19.00 Wita/ 20.00 WIT
- Konferensi pers penetapan 1 Dzulhijjah 1447 H: 19.00 WIB/ 20.00 Wita/ 21.00 WIT
Link Live Streaming Pengumuman Hasil Sidang Isbat 2026
Seminar posisi hilal dan konferensi pers hasil sidang isbat Idul Adha 2026 dapat diikuti masyarakat secara langsung di kanal YouTube resmi Kemenag dan Bimas Islam TV. Melalui siaran live streaming tersebut, masyarakat dapat mengikuti penetapan 1 Dzulhijjah 1447 H serta jadwal Idul Adha 2026 secara real time dari lokasi masing-masing.
Agar tidak terlewat, berikut link live streaming seminar dan pengumuman hasil sidang isbat Idul Adha 2026:
Link Live Streaming Sidang Isbat Idul Adha 2026 Kemenag
Link Live Streaming Sidang Isbat Idul Adha 2026 Bimas Islam
Metode Penetapan Idul Adha 2026
Direktur Jenderal Bimas Islam, Abu Rokhmad menjelaskan bahwa penetapan awal Dzulhijjah untuk menentukan Idul Adha 2026 dilakukan dengan menggabungkan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal). Kedua metode tersebut saling melengkapi agar keputusan yang dihasilkan lebih akurat dan komprehensif.
Menurutnya, metode hisab digunakan untuk menghitung posisi hilal secara astronomi sebagai gambaran awal. Sementara itu, rukyat dilakukan melalui pengamatan langsung hilal di berbagai titik pemantauan yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Pendekatan ini memastikan keputusan yang diambil tidak hanya berbasis data ilmiah, tetapi juga terkonfirmasi melalui pengamatan lapangan," jelas Abu Rokhmad dikutip detikSulsel dari laman Kemenag, Minggu (17/5/2026)
Bagaimana Hasil Hisab Idul Adha 2026?
Hasil hisab Hari Raya Idul Adha 2026 sudah dapat diperkirakan berdasarkan data astronomi yang dijelaskan dalam laman Kemenag. Berdasarkan perhitungan tersebut, Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah secara hisab jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Dalam penjelasan tersebut disebutkan bahwa ijtimak menjelang 1 Dzulhijjah 1447 H terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB. Berdasarkan data hisab atau perhitungan astronomi, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia diperkirakan sudah berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 3 derajat 37 menit 51 detik hingga 6 derajat 54 menit 23 detik.
Sementara itu, sudut elongasi atau jarak sudut antara Bulan dan Matahari diperkirakan berkisar antara 8 derajat 58 menit 23 detik hingga 10 derajat 36 menit 52 detik.
Data tersebut menunjukkan bahwa posisi hilal telah memenuhi kriteria MABIMS, yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. Dengan demikian, 1 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada Senin, 18 Mei 2026.
Apabila mengacu pada perkiraan tersebut, maka Hari Raya Idul Adha 2026 diprediksi dirayakan pada Rabu, 27 Mei 2026. Meski demikian, keputusan resmi pemerintah tetap menunggu hasil rukyatul hilal atau pengamatan hilal secara langsung yang dilakukan hari ini.
Itulah jadwal sidang Isbat Idul Adha 2026 beserta link streaming untuk memantau hasilnya. Semoga bermanfaat ya, detikers!
(urw/alk)











































