Bocah bernama Hilal (13) menjadi korban serangan geng motor secara brutal di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Para pelaku diduga nekat menebas korban karena salah satu pelaku merasa sempat diancam busur di sekitar lokasi kejadian.
Insiden tragis itu terjadi di Jalan Abu Bakar Lambogo (Ablam), Kecamatan Makassar, Minggu (10/5) sekitar pukul 01.00 Wita. Polisi telah menangkap lima orang pelaku di lokasi berbeda yakni Farhan Galuh Ilfah (19), M Yasmin Mulfa (19), Muhammad Aswar (19), Ahmad Fadil (19), dan Muh Rifky (18), sementara dua lainnya yakni AK dan RI masih buron.
Berdasarkan keterangan pelaku, penyerangan berawal ketika salah satu pelaku melintas di sekitar lokasi dan merasa sempat diancam akan dibusur. Pelaku kemudian mendatangi temannya untuk meminta bantuan melakukan penyerangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan bawa parang, bawa busur," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana saat konferensi pers di kantornya, Selasa (12/5/2026).
Penyerangan pun terjadi beberapa jam setelahnya. Sebelum melakukan penyerangan, pelaku dan teman-temannya terlebih dahulu meminum minuman keras.
"Dengan sebelumnya sudah minum-minuman keras--ini biasanya minum ballo ini-- lalu bersepakat untuk melakukan aksi penyerangan," beber Arya.
"Ketika sampai di lokasi, ada orang di situ, itulah yang diserang. Jadi memang sudah ada dendam sebelumnya. Hanya beberapa jam," imbuhnya.
Kendati demikian, Arya tidak ingin berspekulasi apakah aksi tersebut salah sasaran. Namun berdasarkan pengakuan korban, saat itu hanya nongkrong bersama teman sebayanya dan lalu tiba-tiba diserang secara membabi buta.
"Bisa jadi salah sasaran, bisa jadi tidak, tapi kalau pengakuan korban kan, dia duduk di situ nongkrong sama temannya seumuran, 13 tahun semua. Lalu, si orang yang melakukan ini kan dia lewat situ hanya mendengar, wah diancam mau dibusur gitu," bebernya.
Kakak korban, Tegar Aprilio mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV, beberapa pelaku turun dari motor dan berlari ke arah korban. Melihat itu, korban dan teman-temannya langsung berusaha menyelamatkan diri.
Namun nahas, korban diduga terjatuh saat mencoba kabur dari lokasi. Pelaku lalu menyerang korban secara membabi buta menggunakan parang.
"Dan ini nda (tidak) tahu adikku kenapa, jatuh mungkin itu na langsung mi ditebas-tebas (menggunakan parang)," ujar Tegar kepada detikSulsel, Minggu (10/5).
Menurut Tegar, para pelaku langsung melarikan diri usai menyerang korban di bagian punggung. Warga sekitar kemudian keluar memberikan pertolongan setelah geng motor tersebut meninggalkan lokasi.
"Kalau luka-lukanya itu di punggung, yang paling parah itu di belakangnya," ucap Tegar.
Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pelamonia Makassar. Keluarga menunggu penanganan terhadap korban.
"Sekarang lagi belum ada tindakan dari medisnya, karena menurut dari rumah sakitnya belum bisa dijahit karena besar sekali ini lukanya, jadi diperban ji dulu," bebernya.
Simak Video "Video: Remaja di Makassar Diserang Geng Motor saat Cari Makan, Polisi Selidiki"
[Gambas:Video 20detik]
(asm/asm)
