Tukang Bentor Jadi Jukir Liar di CFD Makassar, Cuek Usai Barang Pemotor Hilang

Tukang Bentor Jadi Jukir Liar di CFD Makassar, Cuek Usai Barang Pemotor Hilang

Nurul Hidayah - detikSulsel
Minggu, 10 Mei 2026 18:25 WIB
Tukang bentor jadi jukir liar saat CFD di Jalan Boulevard Makassar.
Foto: Tukang bentor jadi jukir liar saat CFD di Jalan Boulevard Makassar. (dok. Istimewa)
Makassar -

Seorang pria juru parkir (jukir) di kawasan Car Free Day (CFD) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), viral setelah diduga lepas tangan usai barang berupa penutup knalpot motor milik pengunjung hilang. Belakangan diketahui pria tersebut ternyata bukan jukir resmi, melainkan tukang bentor yang menjadi jukir liar.

Kejadian itu terjadi saat CFD berlangsung di Jalan Boulevard, Minggu (10/5/2026) pagi. Insiden itu dikeluhkan pengendara hingga memutuskan merekam aksi jukir liar itu yang tidak mau bertanggung jawab usai membayar tarif parkir.

"Menurut informasi yang kami dapat, yang bersangkutan ini bukan jukir tetapi profesinya sebagai tukang bentor," kata Humas PD Parkir Makassar, Asrul kepada detikSulsel, Minggu (10/5).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asrul menjelaskan, pihaknya masih mendalami penyebab hilangnya barang tersebut. Dia juga belum mengetahui tarif yang sempat dibayarkan pengendara motor kepada jukir liar tersebut di lokasi CFD.

"Yang hilang ini adalah penutup cover knalpot. Jadi memang kemungkinan bautnya longgar atau apa sehingga jatuh," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Pihaknya juga masih mencari keberadaan tukang bentor yang menjadi jukir liar. Asrul mengatakan, pihaknya hendak meminta penjelasan dari jukir liar itu.

"Kita minta pertanggungjawaban apakah memang pada saat ibu itu parkir di tempat itu, cover knalpotnya memang sudah tidak ada, atau memang ada yang mengambil," lanjutnya.

Asrul menegaskan lokasi parkir di kawasan CFD Boulevard sebenarnya dijaga oleh jukir resmi PD Parkir Makassar yang dilengkapi atribut. Dia menyebut terdapat 11 jukir resmi yang tersebar di sejumlah titik parkir.

"Kalau di CFD yang di jalan Boulevard itu ada beberapa titik resmi di Jalan Bougenville, di (Hotel) Remcy, Indomaret, Jalan Ance Daeng Ngoyo, samping dan belakang Sinar Galaesong, dan dibelakang Dinas Sosial," jelasnya.

Saat insiden terjadi, jukir resmi disebut tidak berada di lokasi. Asrul menduga situasi tersebut dimanfaatkan oleh oknum tersebut untuk menjadi jukir liar dan menarik pungutan parkir dari pengendara.

"Kayaknya memang dia hanya memanfaatkan momen ini sehingga dia langsung bertindak sebagai jukir," tutur Asrul.

Dari video beredar, tampak jukir liar itu mengenakan peci dan memakai kemeja berwarna hitam. Jukir itu masih tampak mengatur pengendara yang hendak parkir.

Terdengar suara seorang wanita perekam video yang diduga mengeluh usai barangnya hilang. Wanita itu menunjukkan penutup knalpotnya yang sudah hilang lalu menyorot jukir itu.

"Ini tukang parkirnya, tidak menjaga, rugi ji parkir di sini. Tidak na jagai, hilang barang-barang," ucap wanita perekam video.

Sementara jukir liar tersebut terlihat tetap menagih tarif parkir kepada pengunjung lain. Jukir itu tampak tidak menanggapi keluhan pemilik motor dan bersikap santai seolah tidak memperdulikan kejadian tersebut.



(sar/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads