Teror geng motor di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), kian meresahkan dan seolah tidak ada habisnya. Anggota geng motor bahkan melakukan penyerangan dan pengeroyokan secara acak dengan membawa senjata tajam (sajam) hingga pistol.
Aksi beringas anggota geng motor terjadi di sejumlah lokasi berbeda di Makassar selama April hingga awal Mei 2026. Mereka melakukan pengeroyokan, merusak kendaraan hingga menyerang anggota polisi menggunakan busur panah saat akan diamankan.
Terbaru, kawanan geng motor melakukan penyerangan di sebuah rumah di Jalan Langgau, Kecamatan Bontoala, Makassar pada Jumat (1/5) dini hari. Polisi sementara menyelidiki aksi pelaku yang terekam CCTV di tempat kejadian perkara (TKP).
"Anggota sudah melakukan penyelidikan, sudah bertemu dengan tokoh masyarakat, sudah turun ke TKP melakukan wawancara dan bertemu dengan pihak korban," ujar Kapolsek Bontoala Kompol Andi Aris Abubakar kepada wartawan, Jumat (1/5/2026).
Polisi belum mengetahui pemicu penyerangan tersebut. Namun Aris menduga aksi pelaku berkaitan dengan gerombolan motor yang mencari masalah di jalanan dan hendak melintas ke wilayah Tammajene, Kecamatan Panakkukang.
"Ini kan anak muda ya, bersinggungan namanya banyak gerombolan motor kayak begitu cari masalah. Dia mau ke Tammajene wilayah Panakkukang tetapi lewat di Langgau," beber Aris.
Aris memastikan tidak ada korban dalam aksi penyerangan geng motor tersebut. Para pelaku datang melakukan perusakan terhadap pot bunga dan sepeda motor warga.
"Tidak ada korban luka atau jiwa. Pot bunga dia pecahkan, motor dia jatuhkan," tutur Aris.
Dari rekaman CCTV beredar, tampak rombongan pelaku datang menggunakan beberapa motor dan saling berboncengan. Salah satu pelaku lantas turun dari motor dan melakukan penyerangan.
Pelaku tampak mengenakan kaos berwarna hitam, topi dan kacamata hitam. Pelaku terlihat memegang benda menyerupai pistol di tangan kanannya dan handphone yang dijadikan senter di tangan kiri.
Pelaku lalu terlihat menendang dan menjatuhkan beberapa motor yang terparkir. Setelah melakukan aksinya, pelaku bersama rekannya kabur dari lokasi kejadian.
(hsr/hsr)