Pemkot Makassar-Kontraktor Teken Kontrak Manajemen Konstruksi Stadion Untia

Pemkot Makassar-Kontraktor Teken Kontrak Manajemen Konstruksi Stadion Untia

Tim detikSulsel - detikSulsel
Selasa, 21 Apr 2026 12:17 WIB
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat memaparkan rencana pembangunan Stadion Untia.
Foto: Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat memaparkan rencana pembangunan Stadion Untia. (dok. Humas Pemkot Makassar)
Makassar -

Pemkot Makassar bersama kontraktor meneken kontrak kerja sama Manajemen Konstruksi (MK) proyek pembangunan Stadion Untia. Kerja sama ini sebagai bentuk dimulainya persiapan pembangunan fisik stadion bertaraf internasional.

Kontrak kerja resmi diteken bersama Pemkot Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) disusul penerbitan Surat Penunjukan Barang/Jasa (SPBJ) sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan. PT Ciriajasa Cipta Mandiri sebelumnya menjadi pemenang tender MK tersebut.

"Dengan adanya pemenang tender MK, dan tanda tangan kontrak, maka pembangunan konstruksi fisik serta penimbunan lahan stadion bisa kita kerjakan secepatnya pertengahan tahun ini," ujar Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin dalam keterangannya, Senin (20/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahapan ini akan dilanjutkan dengan proses persiapan pemilihan penyedia konstruksi melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP). Hal ini untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai standar, transparan, dan tepat sasaran.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, kontrak pekerjaan fisik ditargetkan mulai efektif penimbunan pada Mei hingga Juli mendatang. Appi menegaskan hal ini menjadi sinyal kuat pembangunan Stadion Untia kian mendekati realisasi.

ADVERTISEMENT

"Dengan masuknya proyek ke tahap lanjutan ini, kita optimistis pembangunan Stadion Untia dapat segera terealisasi, sekaligus menjadi infrastruktur olahraga representatif yang mendorong perkembangan sepak bola dan ekonomi kawasan di wilayah utara kota," jelasnya.

Menurut Appi, seluruh tahapan yang dilalui hingga saat ini telah berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Dia kembali memberikan kepastian terhadap kelanjutan proyek Stadion Untia yang akan dibangun di Kecamatan Biringkanaya.

"Dengan ada pemenang MK-nya, artinya ada progres yang kita lakukan. Karena semua proses sudah sesuai standar aturan," tegas Appi.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsy Zubir mengatakan, pembangunan Stadion Untia terus dikebut setelah kontrak MK. Pihaknya akan menyiapkan penyusunan dokumen teknis dan administrasi sebagai dasar pelaksanaan tender konstruksi fisik.

"Sekarang, proses persiapan administrasi dan dokumen fisik terus kami lakukan agar pembangunan stadion segera berlanjut ke tahap konstruksi di tahun 2026 ini," jelas Zuhaelsy.

Diketahui, proyek Stadion Untia akan dikerjakan dengan skema tahun jamak (multiyears), yang dirancang berlangsung selama tahun berjalan. Sepanjang tahun 2025 lalu, Pemkot Makassar focus menyelesaikan legalitas lahan.

Sebanyak 23 hektare kawasan Stadion Untia disertifikasi untuk memastikan kepastian hukum atas hak alas tanah. Pemkot juga menyiapkan berbagai dokumen teknis dan administrative mulai dari feasibility study (FS) sebagai dasar kelayakan proyek, analisis dampak lalu lintas (andalalin) untuk memastikan aksesibilitas kawasan.

Selain itu disiapkan dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan. Seluruh dokumen ini menjadi prasyarat mutlak agar pembangunan tidak hanya berjalan, tetapi juga terukur dan bertanggung jawab.

Dari sisi tata ruang, Pemkot telah menuntaskan dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) melalui pertimbangan teknis pertanahan oleh Badan Pertanahan Nasional/ATR, serta penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sebagai payung legal pembangunan kawasan.



(sar/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads