Camat Tallo Andi Husni mengklaim telah menindaklanjuti sampah yang menumpuk di Jalan Teuku Umar 13, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Tumpukan sampah itu disebut sudah diangkut tapi kembali menumpuk karena warga kembali membuang sampah.
Laporan penumpukan sampah tersebut telah ditindaklanjuti sejak Sabtu (4/4). Husni menyebut truk sampah telah dikerahkan, namun memang belum sepenuhnya diangkut.
"Mobil sampahnya tidak selesaikan kemarin. Hari ini langsung ditindaklanjuti," kata Husni saat dimintai konfirmasi detikSulsel, Minggu (5/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Husni menegaskan, pihaknya akan segera mengangkut seluruh sampah yang belum terselesaikan itu. Ia mengklaim sampah kembali menumpuk karena warga yang kerap membuang sampah di lokasi itu.
"Itu sudah dibersihkan tapi memang masyarakat buang sampah lagi di situ. Ini sementara dicarikan solusi sama RT dan RW untuk jaga," ucapnya.
Husni belum menjelaskan lebih jauh soal penumpukan sampah yang terjadi. Termasuk penyebab sampah menumpuk di lokasi hingga sepekan karena tidak diangkut.
Diberitakan sebelumnya, seorang warga bernama Yusuf mengaku tumpukan sampah tersebut mengganggu aktivitas masyarakat dan pengendara yang melintas. Menurutnya, bau yang menyengat juga mengundang lalat masuk ke dalam rumah.
"Pasti mengganggu, apalagi kan boleh dikatakan sudah jalan umum. Lebih banyak orang lalu lalang di sini daripada yang di sebelah. Sampai masuk lalat ke rumah juga ini," kata Yusuf kepada detikSulsel di lokasi.
Warga lainnya, Puang menyebut, selain merusak pemandangan, sampah tersebut juga menimbulkan bau yang tak sedap. Bahkan ia mengungkap, kondisi akan semakin parah saat hujan turun.
"Kalau hujan itu, aliran sampah itu lari semua ke sini (rumah warga), ulat-ulatnya banyak di sini di jalan. Kita mau apa, pasrah saja," katanya.
(asm/hsr)











































