Warga mengeluhkan sampah yang menumpuk di Jalan Teuku Umar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), sudah sepekan tidak diangkut. Lalat hingga ulat menyerbu rumah warga sekitar lokasi.
Seorang warga bernama Yusuf mengaku tumpukan sampah tersebut mengganggu aktivitas masyarakat dan pengendara yang melintas. Menurutnya, bau yang menyengat juga mengundang lalat masuk ke dalam rumah.
"Pasti mengganggu, apalagi kan boleh dikatakan sudah jalan umum. Lebih banyak orang lalu lalang di sini daripada yang di sebelah. Sampai masuk lalat ke rumah juga ini," kata Yusuf kepada detikSulsel di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga lainnya, Puang menyebut, selain merusak pemandangan, sampah tersebut juga menimbulkan bau yang tak sedap. Bahkan ia mengungkap, kondisi akan semakin parah saat hujan turun.
"Kalau hujan itu, aliran sampah itu lari semua ke sini (rumah warga), ulat-ulatnya banyak di sini di jalan. Kita mau apa, pasrah saja," katanya.
Ia pun mengeluhkan tumpukan sampah yang kerap terjadi itu. Ia menyebut, pengangkut sampah hanya datang sesekali dan itupun tidak mengangkut sampah secara maksimal.
Sebelumnya diberitakan, tumpukan sampah terjadi di pinggir Jalan Teuku Umar 13. Warga menyebut sampah tersebut sudah sepekan menumpuk namun tak kunjung diangkut.
Pantauan detikSulsel di lokasi, Minggu (5/4) sekitar pukul 17.00 Wita, tumpukan sampah tersebut terlihat berada di depan sebuah pabrik di Jalan Teuku Umar 13, Kecamatan Tallo. Tampak tiga truk pengangkut berisi sampah tanpa pengemudi terparkir di sekitar tumpukan tersebut.
(asm/hsr)











































