Banjir di Jalan Sermani, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), belum juga surut. Warga mengeluhkan sejumlah perabot rumah mengalami kerusakan akibat banjir yang dipicu hujan deras.
Pantauan detikSulsel di lokasi, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 14.00 Wita, banjir masih merendam Jalan Sermani Lorong 4, 5 dan 6. Ketinggian air bervariasi antara di atas tumit hingga terdalam setinggi lutut orang dewasa.
Sejumlah anak tampak bermain di lorong jalan perumahan saat hujan masih mengguyur lokasi. Beberapa warga lainnya tampak berkeliling di sebuah lorong yang ketinggian airnya sebatas mata kaki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hujan mulai sekitar setengah dua belas tadi malam, hujan deras. Air mulai tinggi jam dua, sampai dada saya," kata salah seorang warga Anto (65) kepada wartawan di lokasi.
Anto mengaku air mulai masuk rumahnya sejak pukul 04.00 Wita dini hari. Dia bersama keluarganya mengevakuasi barang-barang berharganya.
"Memang deras sekali tadi malam sampai subuh. Rusak semua barang-barang, ayam sama anjingku juga tenggelam," bebernya.
Dia mengaku air yang merendam 3 lorong ini berasal dari daerah ketinggian di sekitarnya. Sementara kontur tahan di lorong permukimannya tergolong rendah.
"Iya (daerah rendah) di sini, baru pintu air tidak bisa dibuka lebar. Kalau dibuka lebar di bawah juga kasihan kena banjir. Air dari kampung rama, Sermani di atas, SPN Batua, Camba Jawaya" katanya.
Menurut Anto, wilayah 3 lorong di Jalan Sermani memang langganan banjir saat curah hujan tinggi. Air disebut tertampung karena pintu air tidak bisa dibuka lebar.
"Ada pintu air di sini, tapi tidak bisa dibuka lebar karena di bawah (Bonto Bila) kasihan kena banjir. Kalau dibuka lebar di sana meluap, jadi dibuka setengah biar merata, sudah banjir di sini, di sana lagi," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, BPBD Makassar mencatat ada 5 titik lokasi terendam banjir di Makassar berdasarkan laporan pukul 06.00 hingga 07.00 Wita pagi tadi. Selain Jalan Sermani, banjir juga merendam Kompleks Kodam III (Kotipa XVI-XII), Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya.
Selain itu Jalan Kecaping Raya Blok 8, Kecamatan Manggala dengan genangan 0-20 cm dan masih dapat dilalui kendaraan. Titik banjir juga teridentifikasi di Kelurahan Kapasa RW 6 dengan ketinggian air ±30 cm dan Terowongan Rappokalling dengan ketinggian air mencapai ±40 cm.
"Personel kami telah melakukan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan pertolongan, melakukan asesmen cepat, serta memastikan tidak ada korban jiwa," kata Kepala BPBD Makassar Fadli Tahar dalam keterangannya, Selasa (24/2).
(sar/ata)











































