Seorang bayi dievakuasi saat banjir merendam Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Ketinggian air yang merendam permukiman tersebut setinggi pinggang orang dewasa.
Momen evakuasi berlangsung di salah satu rumah warga di Jalan Sermani 4, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, Selasa (24/2/2026). Dari rekaman video beredar, tampak 5 petugas tim reaksi cepat (TRC) BPBD Makassar mendatangi salah satu rumah warga.
Salah satu petugas tampak mengambil bayi yang diserahkan oleh orang tuanya di depan pintu. Petugas lalu menggendong bayi tersebut dan orang tuanya menyusul dari belakang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas BPBD Makassar lainnya tampak memayungi bayi yang digendong agar tidak terkena hujan. Petugas tampak berhati-hati berjalan menembus akses jalan yang terendam banjir.
Tampak dua petugas lainnya mengawal perjalanan bayi yang digendong. Seorang personel turut membantu membawa barang keluarga yang dievakuasi.
"Personel kami telah melakukan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan pertolongan, melakukan asesmen cepat, serta memastikan tidak ada korban jiwa," kata Kepala BPBD Makassar Fadli Tahar dalam keterangannya, Selasa (24/2).
Fadli mengatakan personel sudah disebar ke titik lokasi yang terendam banjir. Pihaknya juga terus melakukan pemantauan tinggi air melalui alat pendeteksi banjir.
"Kami juga terus memantau tinggi muka air melalui sistem EWS dan AWLR," tambah Fadli.
Sebelumnya diberitakan, 5 titik lokasi di Makassar dilaporkan terendam banjir. Banjir terjadi akibat intensitas hujan deras sejak pagi.
Berdasarkan laporan Posko BPBD Makassar per pukul 06.10-07.00 Wita, salah satu lokasi terdampak cukup parah berada di Jalan Sermani 4, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang. Ketinggian air dilaporkan mencapai ±100 cm atau semeter.
Kompleks Kodam III (Kotipa XVI-XII), Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya juga dilaporkan terendam banjir. Ketinggian air bervariasi antara 0-30 cm dan akses kendaraan sementara tidak dapat dilalui.
Selain itu Jalan Kecaping Raya Blok 8, Kecamatan Manggala dengan genangan 0-20 cm dan masih dapat dilalui kendaraan. Titik banjir juga teridentifikasi di Kelurahan Kapasa RW 6 dengan ketinggian air ±30 cm dan Terowongan Rappokalling dengan ketinggian air mencapai ±40 cm.
