Peringatan Dini BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di 17 Daerah Sulsel hingga 1 Maret

Peringatan Dini BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem di 17 Daerah Sulsel hingga 1 Maret

Syachrul Arsyad - detikSulsel
Selasa, 24 Feb 2026 11:16 WIB
Awan tebal menyelimuti kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (9/12/2018).
Foto: Ilustrasi cuaca ekstrem di Makassar. (ANTARA FOTO/Arnas Padda)
Makassar -

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berdampak di 17 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan (Sulsel). Sejumlah daerah tersebut mesti waspada terhadap ancaman banjir hingga longsor.

Potensi cuaca ekstrem tersebut diprakirakan berlangsung mulai 24 Februari hingga 1 Maret 2026. Peringatan dini tersebut dikeluarkan seiring meningkatnya potensi curah hujan tinggi di sejumlah wilayah Sulsel.

"Peringatan dini: Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Kepulauan Selayar, Luwu Utara, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Bone, Sinjai, Jeneponto, Bantaeng dan Bulukumba," kata Plt Kepala BMKG Wilayah IV Makassar Nasrol Adil dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nasrol mengatakan potensi cuaca ekstrem ini bisa memicu bencana hidrometeorologi. Bencana tersebut seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, dan gelombang tinggi.

"Hasil analisis dinamika atmosfer menunjukkan adanya kombinasi aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, Gelombang Rosbi, konvergensi angin yang mendukung peningkatan pertumbuhan awan-awan konvektif di Sulawesi Selatan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Dalam laporan BMKG, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di wilayah Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Selayar. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi di sebagian wilayah Luwu Utara, Pinrang, Sidrap, Soppeng, Bone, Sinjai, Jeneponto, Bantaeng dan Bulukumba.

Selain itu, ada potensi angin kencang diprakirakan terjadi di wilayah Sulsel bagian barat dan Sulsel bagian selatan. Masyarakat juga diimbau agar mewaspadai gelombang tinggi di perairan sekitar Sulsel.

"Gelombang 1,25-2,5 meter terjadi di Perairan Pinrang, Perairan Barru, Perairan Makassar, Perairan Pangkep, Perairan Kepulauan Selayar, Perairan Bulukumba, Perairan Kepulauan Takabonerate, serta Perairan Jeneponto," tambah Nasrol.

BMKG mengingatkan agar para pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometeorologi. Pihaknya juga menekankan perlunya kesiapan infrastruktur dan tata kelola sumber daya air, penataan lingkungan yang baik, penghijauan, serta pemangkasan dan penguatan pohon agar tidak mudah roboh.

"Masyarakat juga diimbau tidak membuang sampah sembarangan, menjauh dari lokasi terdampak, serta aktif memantau informasi dan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG, disertai penguatan koordinasi antar pihak terkait," pungkasnya.

17 Daerah Terdampak Cuaca Ekstrem

  1. Parepare
  2. Barru
  3. Pangkep
  4. Maros
  5. Makassar
  6. Gowa
  7. Takalar
  8. Selayar
  9. Luwu Utara
  10. Pinrang
  11. Sidrap
  12. Soppeng
  13. Bone
  14. Sinjai
  15. Jeneponto
  16. Bantaeng
  17. Bulukumba




(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads