Banjir Rendam 5 Lokasi di Makassar, Ketinggian Air di Tello Baru Capai 1 Meter

Banjir Rendam 5 Lokasi di Makassar, Ketinggian Air di Tello Baru Capai 1 Meter

Syachrul Arsyad - detikSulsel
Selasa, 24 Feb 2026 10:49 WIB
Banjir merendam Jalan Sermani, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, Makassar.
Foto: Banjir merendam Jalan Sermani, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, Makassar. (dok. BPBD Makassar)
Makassar -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mencatat ada 5 titik lokasi yang terendam banjir hari ini. Salah satu lokasi terdampak ketinggian airnya ada yang mencapai satu meter.

Kepala Pelaksana BPBD Makassar Muhammad Fadli Tahar mengatakan, personel tim reaksi cepat (TRC) telah disebar di titik-titik terdampak untuk memastikan keselamatan warga. Proses evakuasi warga yang terdampak mulai dilakukan.

"Personel kami telah melakukan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan pertolongan, melakukan asesmen cepat, serta memastikan tidak ada korban jiwa. Kami juga terus memantau tinggi muka air melalui sistem EWS dan AWLR," ujar Fadli dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan laporan Posko BPBD Makassar per pukul 06.10-07.00 Wita, salah satu lokasi terdampak cukup parah berada di Jalan Sermani 4, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang. Ketinggian air dilaporkan mencapai Β±100 cm atau semeter.

ADVERTISEMENT

Kompleks Kodam III (Kotipa XVI-XII), Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya juga dilaporkan terendam banjir. Ketinggian air bervariasi antara 0-30 cm dan akses kendaraan sementara tidak dapat dilalui.

Selain itu Jalan Kecaping Raya Blok 8, Kecamatan Manggala dengan genangan 0-20 cm dan masih dapat dilalui kendaraan. Titik banjir juga teridentifikasi di Kelurahan Kapasa RW 6 dengan ketinggian air Β±30 cm dan Terowongan Rappokalling dengan ketinggian air mencapai Β±40 cm.

Fadli menegaskan, pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, dan instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat. Peralatan evakuasi, termasuk perahu karet dan perlengkapan keselamatan telah disiagakan apabila terjadi peningkatan debit air.

"Hingga saat ini situasi secara umum aman dan terkendali, namun masyarakat tetap diimbau untuk waspada, menghindari jalur dengan genangan tinggi, serta segera melaporkan kondisi darurat ke layanan BPBD Kota Makassar," jelasnya.



(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads