Dugaan Penikaman Honorer RSUD Dekai Yahukimo Libatkan KKB

Papua Pegunungan

Dugaan Penikaman Honorer RSUD Dekai Yahukimo Libatkan KKB

Tim detikcom - detikSulsel
Senin, 26 Okt 2026 05:45 WIB
Polisi melakukan olah TKP di lokasi penikaman Honorer RSUD Dekai oleh 2 OTK.
Foto: Polisi melakukan olah TKP di lokasi penikaman Honorer RSUD Dekai oleh 2 OTK. (dok. Istimewa)
Yahukimo -

Nasib tragis dialami pria berinisial LM (32) yang bekerja sebagai tenaga honorer di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Pemuda tersebut ditikam dua orang tidak dikenal (OTK) yang diduga melibatkan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Penikaman tersebut terjadi di area belakang kios di kawasan Perumahan Guru SMA Negeri 1 Dekai, Yahukimo, Jumat (23/10) sekitar pukul 19.30 WIT. Aksi kekerasan ini dianggap dinilai sebagai bentuk teror terhadap masyarakat sipil.

"Korban merupakan warga sipil yang bekerja sebagai tenaga honorer di bagian Radiologi RSUD Dekai," kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangannya, Sabtu (25/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yusuf menuturkan, insiden ini bermula saat korban sedang duduk di bagian belakang kios. Korban tiba-tiba didatangi dan diserang oleh dua pelaku yang menggunakan senjata tajam (sajam).

"Serangan tersebut diduga dilakukan dari arah samping kiri dan belakang korban hingga menyebabkan dua luka tusuk, masing-masing pada punggung kanan dan perut kiri," tuturnya.

ADVERTISEMENT

Saat itu kondisi di lokasi minim pencahayaan akibat pemadaman listrik. Korban sempat berteriak meminta pertolongan dan melakukan perlawanan hingga kedua pelaku melarikan diri.

"Warga yang mendengar teriakan kemudian mendatangi korban dan membawanya ke RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis," ungkap Yusuf.

Korban luka akibat sajam menyerupai samurai pendek tanpa gagang yang masih tertancap di punggung kanannya. Kondisi korban dinilai sudah stabil usai dirawat meski masih dalam pemantauan.

"Saat dibawa ke rumah sakit, senjata tajam yang diduga digunakan pelaku masih tertancap di punggung kanan korban. Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini kondisinya sudah stabil," paparnya.

Dugaan Keterlibatan KKB Diusut

Polisi melakukan olah TKP penikaman tenaga honorer RSUD Dekai di Yahukimo.Polisi melakukan olah TKP penikaman tenaga honorer RSUD Dekai di Yahukimo. (dok. Istimewa)

Yusuf melanjutkan, penyidik telah memperoleh informasi awal mengenai ciri-ciri kedua pelaku. Berdasarkan pola dan karakteristik aksi, kedua pelaku diduga memiliki keterkaitan dengan KKB Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka.

"Kami telah memperoleh informasi mengenai ciri-ciri para pelaku yang diduga memiliki keterkaitan dengan KKB Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka. Namun, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan," tegas Yusuf.

Aparat kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan satu buah gagang senjata tajam dan sepasang sandal.

Yusuf menegaskan, kasus ini terus diusut untuk mengungkap identitas serta menangkap para pelaku. Pihaknya juga berharap dukungan masyarakat agar melapor jika mendapat informasi terkait kejadian tersebut.

"Kami sangat mengharapkan dukungan dan partisipasi masyarakat untuk menyampaikan informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus ini," imbuh Yusuf.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Faizal Ramadhani menegaskan, kasus penikaman akan diusut tuntas. Perkara ini ditangani secara profesional berdasarkan fakta dan alat bukti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Setiap tindak kekerasan terhadap masyarakat harus ditangani secara profesional sesuai ketentuan hukum. Kami mendukung proses penyelidikan agar perkara ini dapat diungkap berdasarkan bukti dan fakta yang terverifikasi," pungkas Faizal.



(sar/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads