Wanita berinisial DA (22) di Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), ditemukan tewas di area perkebunan warga dengan mulut tersumpal kain. Wanita itu ternyata dibunuh pacarnya, Jefri (30) yang sakit hati terhadap korban.
Korban ditemukan di perkebunan di Desa Roraya, Kecamatan Tinanggea, pada Rabu (16/9) sekitar pukul 10.10 Wita. Korban pertama kali ditemukan warga berinisial SP yang kemudian melaporkan penemuan tersebut ke polisi.
"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area perkebunan warga di Desa Roraya, Kecamatan Tinanggea," kata Kasatreskrim Polres Konawe Selatan AKP Taufik Hidayat dalam keterangannya, Rabu (16/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi sekitar pukul 10.30 Wita. Pihaknya langsung mengamankan TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi hingga melakukan pemeriksaan awal.
"Dari pemeriksaan awal di TKP, ditemukan beberapa tanda pada tubuh korban yang kemudian kami dalami melalui pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
Tim Inafis Polres Konsel tiba di lokasi sekitar pukul 12.45 Wita dan melakukan pemeriksaan. Sekitar pukul 13.15 Wita, tim medis Puskesmas Tinanggea bersama Inafis melakukan visum luar terhadap korban.
"Setelah pemeriksaan awal, jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Kendari untuk menjalani autopsi," ungkapnya.
Hasil penyelidikan polisi pun mengarah kepada Jefri yang merupakan pacar korban usai ditemukan tanda dugaan penganiayaan di tubuh korban. Polisi lantas menangkap Jefri di Kelurahan Tinanggea, Kecamatan Tinanggea pada Rabu (16/9) sekitar pukul 22.30 Wita
"Kami melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku berdasarkan bukti permulaan yang cukup," ujar Taufik.
Dari pemeriksaan sementara, Jefri menganiaya pacarnya karena sakit hati lamarannya ditolak keluarga korban. Polisi juga menyebut pelaku cemburu setelah melihat korban berkomunikasi dengan pria lain menggunakan telepon selulernya.
"Motif sementara karena sakit hati lamarannya ditolak keluarga korban dan cemburu melihat korban berkomunikasi dengan teman prianya," imbuhnya.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dalam kasus tersebut, di antaranya sepeda motor, pakaian hingga handphone. Polisi masih melakukan pencarian terhadap barang bukti lainnya.
"Barang bukti lainnya yang masih kami cari itu HP korban serta pakaian pelaku," pungkasnya.
