Ngeri Bentrokan di Maluku Bikin 27 Rumah Terbakar-4 Orang Tertembak

Ngeri Bentrokan di Maluku Bikin 27 Rumah Terbakar-4 Orang Tertembak

Tim detikcom - detikSulsel
Minggu, 13 Sep 2026 08:00 WIB
Dua kelompok warga di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, terlibat bentrokan diduga gegara kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Bentrokan antara warga Desa Patahuwe dan Lisabata di Maluku mengakibatkan 27 rumah terbakar dan 4 orang terluka. Foto: dok istimewa
Seram Bagian Barat -

Bentrokan warga dua desa di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku mengakibatkan 27 rumah hangus terbakar dan empat orang luka terkena tembakan senapan angin. Perang tersebut diduga akibat kesalahpahaman terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Rositah Umasugi mengatakan bentrokan melibatkan warga Desa Patahuwe dan Desa Lisabata, Kecamatan Taniwel, pada Jumat (11/9) malam. Peristiwa bermula saat lahan warga Desa Lisabata di Desa Nuniali, terbakar pada siang, sekitar pukul 14.00 WIT.

"Kejadian itu bermula pukul 14.00 WIT, ketika terjadi kebakaran di area kebun milik salah satu warga Lisabata di wilayah Tanjung, Dusun Sisiulu, Desa Nuniali," kata Kombes Rositah dalam keterangannya, Jumat (11/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rosita menuturkan warga Desa Patahuwe mendatangi lahan yang terbakar untuk membantu melakukan pemadaman. Setelah warga Patahuwe kembali ke desa, terjadi konsentrasi massa dari dua desa berbeda.

"Sekitar pukul 16.00 WIT, sempat terjadi konsentrasi massa dari kedua pihak (warga Desa Lisabata dan Patahuwe). Melalui koordinasi unsur Muspika Taniwel, warga Desa Lisabata kemudian kembali ke wilayahnya," beber Rositah.

ADVERTISEMENT

Namun pada pukul 18.55 WIT, ketegangan kembali terjadi antara warga kedua desa tersebut. Ketegangan itu berujung pada pembakaran rumah hingga ada warga terluka terkena tembakan senapan angin.

"Aparat kemudian mengambil langkah cepat dengan melakukan penyekatan. Selanjutnya melakukan pengamanan guna mencegah massa dari kedua pihak kembali bertemu," jelasnya.

Sementara Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Revindo Pradikta Rulando mengatakan sebanyak 92 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk menyekat perbatasan dua desa. Situasi juga kini telah kembali kondusif.

"Situasi sudah kondusif, masyarakat kami minta tetap tenang dan tidak melakukan tindakan balasan dan menyerahkan penanganan kepada aparat," imbuhnya.

27 Rumah Terbakar-4 Warga Tertembak

Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto mengungkapkan bentrokan warga dua desa itu mengakibatkan 27 rumah terbakar. Selain itu, empat warga dilaporkan terkena tembakan senapan angin.

"Dalam bentrok itu, sebanyak 27 rumah warga dan satu motor terbakar. Peristiwa tersebut juga menyebabkan 4 warga dari salah satu desa mengalami luka akibat terkena tembakan senjata angin," ungkap Irjen Dadang.

Dia menegaskan peristiwa bermula dari kebakaran lahan milik salah satu warga. Peristiwa itu lalu berkembang menjadi kesalahpahaman antara warga Desa Lisabata dengan Desa Patahuwe yang berujung saling serang.

"(Dari kebakaran lahan) kemudian berkembang menjadi kesalahpahaman dan ketegangan antarwarga dari Desa Lisabata dan Desa Patahuwe," beber Dadang.

Dadang bersama Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto langsung mendatangi lokasi bentrokan di Desa Patahuwe, dini hari. Keduanya kemudian melakukan pertemuan bersama Kepala Desa Lisabata dan Kepala Desa Patahuwe di Kantor Camat Taniwel.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Maluku menegaskan bahwa masyarakat kedua desa harus menahan diri. Dia juga berharap warga tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun pihak-pihak yang dapat memperkeruh keadaan.

"Masing-masing raja harus menenangkan masyarakatnya. Kita harus sama-sama menjaga situasi agar tetap aman. Jangan sampai ada orang yang memprovokasi atau orang-orang yang tidak menginginkan Maluku ini aman," tegas Dadang.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Niat Mau Bantu Padamkan Api, Pria di Makassar Tewas Tersengat Listrik"
[Gambas:Video 20detik] (hsr/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads