Sulawesi Tengah

8 Fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Palu

Tim detikcom - detikSulsel
Jumat, 28 Agu 2026 07:00 WIB
Foto: Pembunuh satu keluarga di Palu jalani prarekonstruksi usai ditangkap. (dok. istimewa)
Palu -

Nasib tragis menimpa tiga orang sekeluarga usai dibunuh pria bernama Aan Kurniawan (31) di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Pelaku yang merupakan rekan kerja korban melakukan pembunuhan karena sakit hati dituding pemalas.

Pembunuhan terjadi di sebuah tempat usaha pemotongan ayam, Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Minggu (26/7/2026) malam. Tiga orang tewas dalam insiden ini masing-masing pria bernama Jamil (32) beserta anaknya, Rizki (2) dan istrinya, Nurhanisa (32).

"Korban Jamil tinggal bersama istrinya, Nurhanisa dan anak mereka, Rizky yang berusia dua tahun di lokasi tempat pemotongan ayam," ujar Kasatreskrim Polresta Palu AKP Ismail Boby kepada wartawan, Senin (27/7).

Dirangkum detikcom, berikut 8 pembunuhan satu keluarga di Palu:

1. Awalnya Ayah dan Anak Tewas di Tempat

Perbuatan pelaku awalnya membuat Jamil dan anaknya tewas di tempat kejadian. Polisi yang menerima laporan kemudian ke lokasi dan mengevakuasi kedua jenazah.

"Mengevakuasi 2 korban, satu orang anak kecil dan satu orang laki-laki berumur 32 tahun," beber Ismail.

Sementara istri Jamil dilarikan ke rumah sakit karena kritis. Polisi saat itu masih mengejar pelaku yang melarikan diri setelah melakukan pembunuhan.

"Satu perempuan berusia 23 tahun yang merupakan istri korban masih dirawat di RS Bhayangkara," bebernya.

2. Pelaku Pembunuhan Rekan Kerja Korban

Polisi yang melakukan penyelidikan mengungkap pelaku ternyata rekan kerja korban. Pelaku dan korban Jamil sama-sama kerja di tempat usaha pemotongan ayam milik warga bernama Soekardi.

"Antara korban dan terduga pelaku tidak ada hubungan keluarga. Mereka satu tempat kerja," ungkap Ismail.

Identitas pelaku terungkap berdasarkan keterangan saksi. Korban Jamil sempat bertemu dengan pelaku sebelum kejadian.

"Pada sore sebelum kejadian, saudara Jamil bersama bosnya sempat pergi mengambil sepeda motor di rumah terduga pelaku," ucapnya.

3. Tetangga Dengar Suara Ancaman Pelaku

Tetangga korban sempat mendengar keributan pada malam pembunuhan sekitar pukul 22.00 Wita. Saksi juga sempat mendengar suara ancaman dari pelaku ke istri Jamil.

"Saksi juga sempat mendengar seseorang berkata, 'kalau kau besar suaramu, saya bunuh juga kau'. Ucapan itu diduga ditujukan kepada istri korban," ucap Ismail.

Jamil tewas dengan luka tusukan di tubuhnya hingga istrinya ikut diserang. Sementara anak korban diduga meninggal akibat dibekap atau dibenturkan oleh pelaku.

"Kalau karena senjata tajam (anak korban meninggal), sepertinya tidak. Kemungkinan wajahnya ditindih menggunakan bantal atau benda lain," paparnya.



Simak Video "Menikmati Sauna Tradisional Kayu Putih dan Relaksasi di Palu "


(sar/sar)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork