Seorang narapidana (napi) bernama Paulus Niel (34) kabur saat dirawat di RSUD Lakipadada, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel). Paulus Niel merupakan tahanan kasus penipuan dan penggelapan di Rutan Kelas IIB Makale.
"Benar (napi kabur). Narapidana atas nama Paulus Niel," ujar Kepala Rutan Kelas IIB Makale, Mat Burki kepada detikSulsel, Senin (24/8/2026).
Napi tersebut kabur saat menjalani perawatan di RSUD Lakipadada, Kelurahan Tambunan, Makale Utara, pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 21.30 Wita. Napi tersebut dirawat dengan keluhan vertigo dan nyeri kepala.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengawasan sudah dilaksanakan sesuai prosedur. Namun, pada saat petugas keluar untuk membeli makanan malam, warga binaan memanfaatkan situasi tersebut untuk meninggalkan ruang perawatan," kata Mat Burki.
Dia menuturkan napi tersebut sudah tidak ada di ruangan perawatan saat petugas datang. Petugas lalu melaporkan kejadian itu ke kepala Rutan dan dilakukan pencarian bersama aparat kepolisian.
"Kami memastikan proses pencarian terus dilakukan secara intensif bersama aparat kepolisian. Kami juga berkomitmen untuk membuka informasi ini secara transparan kepada publik," ungkapnya.
Mat Burki mengungkapkan pihaknya telah membentuk tim untuk mencari keberadaan napi tersebut. Pihak rutan juga melakukan pendekatan kepada keluarga dan kerabat Paulus Niel.
"Sesuai arahan Kakanwil Ditjenpas Sulsel, kepala rutan kelas IIB Makale terus memperkuat langkah pencarian sekaligus menempuh pendekatan persuasif kepada pihak keluarga, kerabat, dan masyarakat sekitar," bebernya.
Dia menambahkan bahwa napi tersebut mulai menjalani masa pidana sejak 25 Mei 2026 dengan sisa penahanan 1 tahun 5 bulan. Pihaknya menyesalkan kejadian ini dan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur pengawasan warga binaan yang menjalani perawatan di luar Rutan.
"Kami berharap yang bersangkutan segera menyerahkan diri secara sukarela, karena hal ini akan menjadi pertimbangan yang baik ke depannya," pungkas Mar Burki.
