Pedagang wanita berinisial JM di Pasar Sentral Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikeroyok emak-emak berinisial JR dan anaknya diduga gegara utang suami korban. Pertikaian itu berujung saling lapor dugaan penganiayaan ke polisi.
"Betul (perkelahian emak-emak). Keduanya saling lapor di polisi," ujar Kasi Humas Polres Sinjai Iptu Agus Santoso kepada detikSulsel, Rabu (5/8/2026).
Peristiwa itu terjadi di Pasar Sentral Sinjai, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara pada Rabu (29/7) lalu. Perkelahian bermula saat JR dan anaknya mendatangi JM di lapaknya dan menagih utang suami JM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ibu dan anak singgah di lapak JM di Pasar Sentral Sinjai dengan maksud untuk menanyakan apakah ada sedikit uang yang bisa dibayarkan atas pengambilan uang yang diambil oleh suami JM," kata Agus.
Agus menuturkan pedagang JM dan emak-emak JR kemudian terlibat cekcok hebat yang berujung perkelahian. Agus mengaku belum bisa memberikan keterangan terkait duduk perkara hingga kronologi peristiwa tersebut.
"Nanti setelah diperiksa baru kami sampaikan ya. Insyaallah kita tangani secepatnya," imbuhnya.
Dalam video berdurasi 48 detik yang beredar, tampak JM berada di lapaknya di dalam pasar. Dia kemudian didatangi oleh JR dan anaknya yang mengenakan pakaian warna pink dan jilbab cokelat.
Tak berselang lama, JM dan JR terlibat adu mulut hingga saling tunjuk. JR tiba-tiba memukul JM menggunakan payung hingga keduanya terlibat perkelahian.
Anak JR juga ikut menendang dan memukul JM. Pedagang lain dan pengunjung pasar kemudian berusaha melerai perkelahian tersebut.
